Kampus UNS.  Foto: UNS/Humas
Kampus UNS. Foto: UNS/Humas

SNMPTN/SBMPTN 2020

H-4, Simak Teknis Pelaksanaan UTBK di UNS

Pendidikan UTBK SNMPTN/SBMPTN 2020 Kenormalan Baru
Citra Larasati • 01 Juli 2020 11:11
Jakarta: Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta merilis teknis pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) 2020 di era kenormalan baru atau new normal. SPMB UNS menyampaikan sejumlah hal, seperti tanggal, data peserta, teknis pelaksanaan, ketentuan peserta, hingga kesiapan fasilitas UTBK.
 
Wakil Rektor bidang Akademik UNS, Ahmad Yunus, selaku penanggung jawab SPMB UNS menerangkan, pelaksanaan UTBK kenormal baru di UNS akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat.
 
“Protokol kesehatan akan diterapkan secara ketat oleh dan terhadap semua komponen yang terlibat dalam pelaksanaan UTBK. Mulai dari panitia pusat UTBK, peserta, hingga pengantar,” ujar Yunus dalam keterangannya, Rabu, 1 Juli 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Untuk diketahui, pelaksanaan UTBK 2020 di UNS telah mendapat izin dari Satgas Covid Kota Surakarta dan Rumah Sakit (RS) UNS. Namun pelaksanaan UTBK harus memperhatikan status perkembangan pandemi covid-19 di Provinsi Jawa Tengah.
 
Baca juga:Catat, Ini Protokol Khusus UTBK di Kampus Unpad
 
Nantinya, UTBK tetap digelar sesuai jadwal yang telah diumumkan Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT), yaitu tahap I pada 5-14 Juli dan tahap II pada 20-29 Juli. Apabila terdapat kondisi force majure,maka opsi tanggal yang ditetapkan adalah 29 Juli-2 Agustus.
 
SPMB UNS juga mengumumkan jumlah peserta yang mengikuti UTBK kenormalan baru di UNS. Dari wilayah eks Karesidenan Surakarta total peserta sebanyak 16.657 orang.
 
Jumlah tersebut terdiri atas Boyolali sebanyak 2.143 peserta, Karanganyar sebanyak 3.083 peserta, Klaten sebanyak 1.819 peserta, Sragen sebanyak 2.109 peserta, Sukoharjo sebanyak 3.101 peserta, Wonogiri sebanyak 1.617 peserta, dan Surakarta sebanyak 2.785 peserta.
 
Jumlah di atas masih ditambah dengan peserta dari luar eks Karesidenan Surakarta, baik yang datang dari Jabodetabek maupun luar Pulau Jawa, yakni sebanyak 6.000 peserta.
 
Karena terdapat peserta dari berbagai daerah, SPMB UNS menegaskan untuk sementara hanya melayani peserta dari eks Karesidenan Surakarta. Bagi peserta dari luar wilayah tersebut, SPMB hanya melayani peserta yang memperoleh ijin dari Satgas Covid-19 dari daerah asalnya.
 
Dalam pelaksanaannya, Yunus mengatakan, pihaknya telah menyiapkan 48 ruang komputer yang tersebar di 12 lokasi. Nantinya, ruangan tersebut akan diatur sesuai protokol kesehatan pencegahan covid-19.
 
Seluruh gedung dilengkapi dengan perlengkapan kesehatan. Jarak antarpeserta minimal 1,5 meter kanan-kiri dan depan-belakang. Mobilitas peserta dan pengantar di lingkungan kampus telah diatur sedemikian rupa untuk menjaga jarak fisik semua orang yang terlibat termasuk panitia.
 
"Tim Keamanan Kampus akan menegakkan protokol kesehatan secara cermat dan tegas,” jelas Yunus.
 
Peserta UTBK 2020 kenormalab baru UNS juga wajib memakai masker. Yunus meminta masker tidak dilepas dan tidak diturunkan, kecuali diperlukan verifikasi peserta dengan KTP, panitia akan meminta peserta menurunkan masker sesaat dengan tidak berbicara, bersin, dan batuk.
 
Selain itu, peserta diwajibkan membawa sendiri hand sanitizer dan alat tulis.
 
“Kami juga mewajibkan peserta mencuci tangan di luar gedung. Tidak hanya itu, panitia juga akan memeriksa suhu tubuh peserta dan mengatur alur presensi peserta agar tidak berdesakan,” tambah Yunus.
 
Ketentuan lain yang disampaikan adalah perihal busana peserta. Yunus meminta peserta mengenakan baju lengan dan bawahan panjang, sepatu tertutup, dan tidak membawa barang yang tidak diperlukan. Saat datang ke lokasi UTBK, peserta hanya boleh diantar oleh satu orang dengan ditertibkan oleh petugas keamanan.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif