Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Puluhan SMA/SMK di NTT Belum Terjangkau Internet

Pendidikan Pendidikan Menengah
Antara • 07 Mei 2020 12:36
Kupang: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), Benyamin Lola, mengatakan sebanyak 21 sekolah SMA/SMK hingga saat ini belum terjangkau internet. Situasi ini pun menjadi kendala dalam menunjang proses pendidikan di sekolah tersebut.
 
"Kendala internet ini yang membuat ke-21 sekolah SMA/SMK itu hingga saat ini belum bisa menggelar Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) melainkan dengan Ujian Nasional Kertas Pensil," kata Benyamin, melansir Antara, Kamis, 7 Mei 2020.
 
Ia mengatakan, sekolah yang belum terjangkau internet memang tidak mengalami masalah. Sebab, pemerintah meniadakan UN akibat pandemi virus korona (covid-19) tahun ini. Jika tidak terkendala pandemi, lanjut dia, maka jumlah sekolah yang siap menggelar UNBK sebanyak 820 SMA/SMK.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Benyamin mengakui bahwa akses internet belum merata di NTT. Khususnya, seluruh sekolah yang ada di wilayah pelosok.
 
Baca:Pandemi Covid-19 Mulai Memukul Sekolah Swasta 'Bonafide'
 
Disdikud mengaku telah membangun koordinasi dengan Dinas Komunikasi dan Informasi (Diskominfo) setempat agar mengarahkan pembangunan Base Transceiver Station (BTS) di wilayah yang tidak tersentuh internet atau blank spot.
 
"Dan itu sudah mulai dilakukan dari 2019 sampai saat ini hingga tersisa 21 sekolah belum terjangkau internet,” katanya.
 
Benyamin menambahkan, secara teknis, pihaknya juga telah membangun kerja sama dengan pihak PT Telkom setempat untuk penyediaan jaringan serta beberapa provider yang beroperasi di NTT.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif