Pembelajaran <i>Coding</i> Diujicobakan Mulai Tahun Ajaran Baru
Ilustrasi jaringan teknologi, Medcom.id - M Rizal
Jakarta: Pembelajaran coding bakal segera diterapkan di beberapa sekolah sebagai proyek percontohan. Kabarnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) akan mulai mengujicobakan pembelajaran codingpada Tahun Ajaran 2018/2019.

"Kalau kami sih maunya secepat mungkin. Kalau melihat sekarang sudah mau bulan April, mungkin kita butuh persiapan sampai tahun ajaran baru, Juli bisa kita mulai di beberapa sekolah dulu," kata Pengamat pendidikan dari Eduspec Indonesia Indra Charismiadji dalam diskusi di kantor Kemendikbud, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Maret 2018.


Pembelajaran coding diterapkan untuk tingkat satuan pendidikan SMA Sederajat. Untuk SMA, coding akan masuk ke dalam mata pelajaran prakarya atau muatan lokal. Sedangkan bagi SMK, penerapannya lewat simulasi digital dan entrepreneurship atau kewirausahaan. 

"Masuk dari sana dulu, kita uji coba dan hasilnya nanti kita lihat. Mungkin di satu semester atau dua semester ke depan, baru kita ambil keputusan (diterapkan/tidak sebagai program nasional)," ujarnya.

Terkait kesiapannya, Indra yakin dari segi sarana dan prasarana, mayoritas SMA di Indonesia telah memadai. Pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) jadi indikatornya, apalagi pada tahun ini sebanyak 78 persen siswa bakal menyelenggarakan UNBK.

"Karena kalau kita bicara dari sarana dan prasarana yang sekarang itu ada 78 persen ikut UNBK, berarti dari sisi laboratorium komputer kita sudah siap," tukas dia.

Tenaga pengajar pembelajaran coding pun telah siap. Pasalnya coding yang diajarkan belum sesuai dengan tingkat kebutuhan industri, melainkan baru sebatas menumbuhkan konsep berpikir siswa untuk meningkatkan dan menguasai keterampilan abad 21.

"Guru-guru yang ada sekarang saya rasa sudah mampu memberikan itu, karena nanti sebetulnya lebih banyak anak-anak yangg melakukan kegiatan, sementara guru-gurunya lebih kepada pemandu dan fasilitator," jelas Indra.

Penerapan pembelajaran coding diyakini membantu sekolah untuk menumbuhkan kecakapan dan keterampilan abad 21 bagi anak didik. Apalagi, negara-negara maju di dunia telah menerapkan sistem pembelajaran coding untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) unggul.

"Saya berharap coding segera diterapkan karena negara lain sudah memulainya sejak lama. Kita belum, kita ini sudah ketinggalan," tutup Indra.



(RRN)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id