Vice Rector for Academic Affairs Dr. Irvan Setiadi Kartawiria, S.T., M.Sc; Head Training & Education Departement Hardy Hoffman; Coordinator of Sustainable Energy and Environment Dr. -Ing. Evita H. Legowo (Foto:Dok)
Vice Rector for Academic Affairs Dr. Irvan Setiadi Kartawiria, S.T., M.Sc; Head Training & Education Departement Hardy Hoffman; Coordinator of Sustainable Energy and Environment Dr. -Ing. Evita H. Legowo (Foto:Dok)

Siapkan SDM Hadapi Era Transisi Energi Terbarukan, SGU Selenggarakan EUREM Training 2022

M Rodhi Aulia • 27 Juni 2022 16:56
Tangerang: Swiss German University (SGU) berkontribusi mempersiapkan para profesional Indonesia menghadapi kemungkinan permasalahan energi pada masa depan dengan menggelar pelatihan tingkat lanjut berstandar dan bersertifikat internasional, atau European Energi Management (EUREM) Training 2022.
 
"Saya merasa sangat bangga, SGU, dipercaya EKONID (Perkumpulan Ekonomi Indonesia-Jerman) sebagai mitra pelaksana EUREM Training 2022. Semoga dengan adanya kontribusi dari SGU dapat menghasilkan pelatihan yang diharapkan," kata Rektor SGU Dr. rer. nat. Filiana Santoso, ditemui di Kampus SGU, Alam Sutera, Tangerang, Banten, Sabtu 25 Juni 2021.
 
Pelatihan yang digelar pada 18 Maret hingga 25 Juni ini diharapkan mencetak lulusan yang dapat mengembangkan manajemen dan efisiensi energi di perusahaannya masing-masing. Kehadiran para lulusan yang memiliki posisi penting ini juga dapat mendorong perusahaan melahirkan kebijakan hemat energi, ramah lingkungan, dan berkelanjutan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Pelatihan ini adalah program free of charge yang didukung sepenuhnya oleh EUREM, dikelola EKONID dan SGU yang dipercaya sebagai mitra pelaksana," ujar Filiana.
 
Peserta EUREM Training 2022 terdiri atas 15 profesional yang memegang berbagai posisi penting di perusahaan, setingkat supervisor atau di atasnya. Misalnya, plant manager, utility manager, process engineer, dosen, serta posisi lain dari bidang industri dan pendidikan.
 
Mereka berasal dari bidang makanan (PT Bali Hay Brewery Indonesia dan Wings Corporation), PT Mitra Hasil Bumi dan PT Sewu Sentral Primatama (Rejuve), industri Petrokimia (PT Kaltim Methanol Industri), industri tekstil (Stretchline Holdings Ltd), industri aroma dan bahan pangan (PT Indesso Aroma), penyedia listrik, industri energi dan infrastruktur (PT Dian Swastatika Sentosa TBK).
 
Kemudian, jasa konstruksi skala nasional (PT Pusat Andalan Sukses), sistem manajemen kabel dan switch (PT Trias Indra Saputra), pendidikan tinggi (Swiss Germany University), industri obat herbal (PT Deltomed Laboratories) dan konglomerasi internasional (PT Astra International Tbk).
 
Siapkan SDM Hadapi Era Transisi Energi Terbarukan, SGU Selenggarakan EUREM Training 2022 
 
Sementara itu para trainer berasal dari profesional di bidang manajemen dan efisiensi energi, yaitu profesional di bidang migas dan energi terbarukan Dr.-ing Evita H. Legowo; Auditor Energi bersertifikat Rudi Irawan, Ph.D; Ketua Umum Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia Surya Dharma, Ph. D; assesor sertifikasi profesi energi terbarukan dan geothermal (BSNP), dan Advisor Indonesia-Japan Joint Crediting Mechanism Dicky Edwin Hindarto.
 
Selanjutnya, Direktur PT Narama Mandiri Totok Sulistiyanto, Dosen Universitas Pradita Dr. Eng. Handri Santoso, dan para profesional bidang energi terbarukan lainnya seperti Dena Hendriana, Hery Sutanto, dan Horst Kruse.
 
"Kita harus siap menghadapi transisi energi. Bagaimana menggantikan energi fosil menjadi energi terbarukan. Bagaimana menggunakan energi seefisien mungkin. Program EUREM ini sudah dilakukan di 30 negara. Ada kurikulumnya, kita dapat lisensi. Harapannya satu, bahwa kita harus berubah. Kita harus sampai pada tahap masyarakat menyadari pentingnya menggunakan energi terbarukan. Bagaimana kita harus menghemat untuk masa depan, anak, dan cucu kita semua," kata salah satu trainer, Evita H. Legowo.
 
Dalam pelatihan tersebut para peserta training diminta mempresentasikan dan melaporkan proyek manajemen dan efisiensi energi dari beberapa perwakilan perusahaan peserta. Proyek tersebut meliputi proyek yang akan diajukan, proyek berjalan, atau proyek yang sudah dilakukan.
 
"Di antara proyek tersebut yakni implementasi energi terbarukan seperti panel Surya photovoltaic (PV), atau geothermal dan analisis perbandingan pemanfaatan energi konvensional dengan energi terbarukan yang bersumber dari energi surya," kata Head Training and Education Departement EKONID Hardy Hoffman.
 
(ROS)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif