Wisudawan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Medcom.id/Citra Larasati.
Wisudawan Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Medcom.id/Citra Larasati.

Nilai-nilai Antikorupsi Dilebur ke Dalam MKDU

Pendidikan Pendidikan Tinggi
Intan Yunelia • 12 Desember 2018 13:13
Jakarta: Materi pendidikan antikorupsi diwacanakan akan masuk ke dalam kurikulum seluruh jenjang pendidikan, tidak terkecuali pendidikan tinggi. Di jenjang pendidikan tinggi, nilai-nilai pendidikan antikorupsi akan dilebur ke dalam mata kuliah dasar umum (MKDU).
 
Mata kuliah pendidikan antikorupsi ini ke depannya dimasukkan, sejajar dengan MKDU lainnya. Seperti Pancasila, Kewarganegaraan, atau Pendidikan Agama, namun tidak perlu menambah mata kuliah baru.
 
"Kalau masuk MKDU berarti masuk dalam salah satu mata kuliah wajib umum seperti Pancasila, Kewarganegaraan, atau Agama," kata Dirjen Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kemenristekdikti, Ismunandar, kepada Medcom.id, di Jakarta, Rabu, 12 Desember 2018.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nilai-nilai yang ditekankan dalam pendidikan antikorupsi di antaranya, transparansi, kepekaan, akuntabilitas dan rasa tanggung jawab. Diharapkan, nilai-nilai ini tertanam dalam diri setiap mahasiswa ketika kelak ia menjadi penyelenggara atau pejabat negara.
 
"Semoga kita bisa mengimplementasikan kepada mahasiswa yang ada di Indonesia," terangnya.
 
Baca:KPK Dorong Pendidikan Antikorupsi Lebih Konkrit
 
Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti) berencana menjadikan materi pendidikan antikorupsi masuk ke dalam Mata Kuliah Dasar Umum (MKDU) di perguruan tinggi. Materi kuliahnya telah disusun sejak dua tahun lalu.
 
"Sangat penting sekali dalam pendidikan antikorupsi ini, memang pada 2016 saat penyusunan awal buku ini dilakukan oleh beberapa perguruan tinggi kemudian kita ingin melanjutkan pada tahun 2017," kata Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Menristekdikti), Mohamad Nasir.
 
Materi pendidikan antikorupsi dijadikan sebagai mata kuliah umum yang wajib di setiap kampus. Bukan hanya perguruan tinggi negeri, tetapi juga mencakup kampus swasta.
 
"Saya ingin mewujudkan dalam bentuk general education yaitu pendidikan umum pada mahasiswa umum di Indonesia baik PTN maupun swasta," jelasnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi