OSC Awards 2021. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama
OSC Awards 2021. Foto: Medcom.id/Ilham Pratama

Beasiswa OSC Berjalan dengan Mengadopsi Semangat Sumpah Pemuda

Pendidikan Beasiswa Sumpah Pemuda beasiswa osc
Ilham Pratama Putra • 22 Januari 2022 19:53
Jakarta: CEO Media Group Mirdal Akib menyebut jika beasiswa Online Scholarship Competition (OSC) Medcom.id berjalan dengan mengadopsi semangat Sumpah Pemuda. Lewat Beasiswa OSC Medcom.id, banyak pelajar yang terkumpul dari berbagai daerah di Indonesia akhirnya mampu mewujudkan cita-cita bangsa.
 
"Jadi ini seperti saat pemuda kita dari Sabang sampai Merauke menghadirkan satu semangat persatuan lewat Sumpah Pemuda," kata Mirdal di Lobby Grand Studio Metro TV, Sabtu 22 Januari 2022.
 
Namun bedanya, di OSC para pemuda Indonesia akhirnya terkumpul untuk melanjutkan pendidikan mereka. Ketika itu, pendidikan yang mereka dapat akan berguna bagi kemajuan bangsa.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dia pun berharap para pelajar yang menempuh pendidikan tinggi lewat beasiswa OSC Medcom.id bisa menjadi inspirasi. Semua hal yang terjadi antarmasyarakat Indonesia bisa diarahkan sebagai semangat membangun Tanah Air.
 
"Kita harus open minded sesuai koridor yang disusun konstitusi, mau kulit putih, hitam, mau dia seperi apa itu tidak masalah jika dia memiliki kontribusi besar kepada negara. Semoga semangat ini kita jaga," tuturnya.
 
Baca juga:  Sesuai Amanat UU 1945, Beasiswa OSC Medcom.id Wujud Pemenuhan Hak Pendidikan
 
Selain itu dengan banyaknya anak Indonesia yang mengenyam pendidikan tinggi, maka karakter bangsa juga akan terbentuk. Meratanya pendidikan di seluruh jenjang merupakan harapan dunia pendidikan.
 
"Sehingga kita bisa membentuk karakter pemuda-pemudi Indonesia yang kita harapkan, sehingga kita punya pemimpin baru yang jauh lebih baik," tutup Mirdal.
 
Dia berharap agar pemuda dapat bangkit dan menciptakan inovasi di tengah keterbatasan. Pasalnya, di zaman penjajahan pemuda Indonesia tetap mampu melakukan terobosan-terobosan demi kemajuan bangsa.
 
"Ingat, 94 tahun yang lalu secarik kertaslah yang menjadi penyulut mengubah nasib, hal yang sederhana tapi mampu menghasilkan sesuatu yang luar biasa. Dalam hal ini menciptakan terobosan melalui inovasi pun demikian, inovasi bukan semata bicara hasil tapi sebuah rangkaian proses yang dapat dimulai dari gagasan sekecil apapun," pungkas dia.

 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif