Ilustrasi. Foto: MI/Aries Munandar
Ilustrasi. Foto: MI/Aries Munandar

Dari Kemenkeu Langsung ke Sekolah, BOS Tetap Triwulan Sekali

Pendidikan Anggaran Pendidikan
Intan Yunelia • 16 Januari 2020 14:15
Jakarta: Skema penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mulai 2020 akan mengalami perubahan. Dana dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) akan langsung ditransfer ke rekening sekolah.
 
Namun pencairannya masih akan dilakukan tiga bulan sekali, sama seperti pada skema sebelumnya. Untuk diketahui, alur pencairan dana bos sebelumnya dari Rekening Kas Umum Negara (RKUN) disalurkan melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) baru ke rekening sekolah
 
"Seperti yang biasa (Triwulan), hanya penyalurannya saja yang berbeda," kata Direktur Sekolah Menengah Pertama (SMP), Kemendikbud, Poppy Dewi Puspitawati ketika menjawab soal perubahan skema penyaluran dana BOS 2020 kepada Medcom.id saat ditemui di Jakarta Intercultural School (JIS), Jalan Tegorong Raya, Cilandak, Jakarta Selatan, Kamis, 16 Januari 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Poppy juga menegaskan, penyaluran dana BOS mulai tahun ini langsung dari Kementerian Keuangan ke rekening sekolah. Mekanisme baru ini segera disosialisasikan kepada sekolah-sekolah dalam waktu dekat.
 
"Mulai tahun anggaran ini (diterapkan). Nanti ada edarannya, langsung ke sekolah-sekolah," ujar Poppy.
 
Berdasarkan data Kemendikbud, satuan biaya dana bos yang diterima masing masing-masing sekolah dihitung berdasarkan jumlah peserta didik pada sekolah yang bersangkutan. Berikut besar satuan biayanya:
 
1. SD sebesar Rp800.000 per 1(satu) peserta didik per 1 (satu) tahun.
2. SMP sebesar Rp1.000.000 per 1(satu) peserta didik per 1 (satu) tahun.
3. SMA dan SMK sebesar Rp1.400.000 per 1(satu) peserta didik per 1 (satu) tahun.
4. SDLB/SMPLB/SMALB/SLB sebesar Rp2.000.000 per 1(satu) peserta didik per 1 (satu) tahun.
 
Untuk waktu penyaluran BOS dilakukan setiap triwulan, yaitu Januari-Maret, April-Juni, Juli-September, dan Oktober-Desember. Bagi wilayah yang secara geografis sangat sulit dijangkau sehingga proses pengambilan BOS mengalami hambatan atau memerlukan biaya pengambilan yang mahal, maka atas usulan pemerintah daerah dan persetujuan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan untuk penyaluran BOS dilakukan setiap semester, yaitu Januari-Juni dan Juli-Desember.
 
Sebelumnya, sekretaris Jenderal Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Ainun Naim mengungkapkan, mulai tahun ini penyaluran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) akan langsung disalurkan dari pemerintah pusat ke sekolah. Langkah ini dinilai lebih efektif karena dana akan langsung sampai kepada pihak yang berkepentingan.
 
“(Penyalurannya) dari Kementerian Keuangan langsung ke sekolah. Ini supaya lebih efisien dan lebih cepat tersalur karena jalurnya langsung,” kata Ainun saat dihubungi Media Indonesia, Rabu, 15 Januari 2020.
 
Masalah keterlambatan penyaluran program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) terus berulang di sejumlah daerah. Plt. Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar dan Menengah (PAUD Dikdasmen) Harris Iskandar pun mengakui kondisi tersebut.
 
"Masalahnya ada sistem administrasi pemerintahan di daerah yang harus diikuti," ujar Harris saat ditemui Media Indonesia di kantornya, Jakarta, Jumat, 10 Januari 2020.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif