Kampus UIN Syarief Hidayatullah. Foto: Dok. UIN Syarief Hidayatullah
Kampus UIN Syarief Hidayatullah. Foto: Dok. UIN Syarief Hidayatullah

Kuliah Daring UIN Jakarta Diterapkan Hingga Akhir Semester

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 02 April 2020 19:24
Jakarta: Universitas Islam Negeri (UIN) Jakarta kembali memperpanjang masa libur kampus hingga 21 April 2020. Sedangkan untuk kegiatan perkuliahan tetap melalui daring hingga akhir semester genap 2019/2020.
 
Hal itu dilakukan mengingat wabah Covid-19 hingga kini belum juga berakhir. Sebelumnya, kebijakan untuk meliburkan kegiatan sementara di kampus berlangsung sejak 20 Maret dan berakhir pada 31 Maret 2020.
 
Perpanjangan masa libur sementara kegiatan kampus ditetapkan berdasarkan Surat Edaran Rektor UIN Jakarta Nomor B-951/R/HM.01.5/03/2020 tentang Kebijakan Bekerja dari Rumah Dalam Rangka Pencegahan Covid-19.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dikutip dari laman UIN Jakarta, surat edaran dikeluarkan pada 31 Maret 2020 dan mulai berlaku sejak 1 April hingga 21 April 2020. Surat edaran yang ditandatangani Rektor UIN Jakarta, Amany Lubis itu ditujukan kepada seluruh dosen, mahasiswa, dan tenaga kekependidikan.
 
"Surat edaran berlaku sejak 1 April hingga masa akhir libur pada 21 April 2020," kata Amany dalam surat edaran tersebut.
 
Namun, meski kampus libur sementara, para pegawai, dosen, dan mahasiswa diminta untuk tetap bekerja dan belajar dari rumah atau Work from Home (WFH). Seluruh tugas kedinasan tersebut, termasuk kegiatan belajar mengajar, dilakukan secara daring atau online.
 
Bahkan khusus untuk perkuliahan, kegiatan belajar mengajar secara daring berlangsung hingga akhir perkuliahan semester genap tahun akademik 2019/2020. Dalam surat edaran itu juga ditetapkan, ujian tengah semester (UTS) digelar pada 13-17 April 2020, sedangkan ujian akhir semester (UAS) berlangsung pada 22-26 Juni 2020.
 
Surat edaran juga menyebutkan, selama masa WFH, seluruh pelayanan administrasi umum dan kepegawaian dilakukan melalui online. Jika dalam keadaan mendesak, pegawai dapat ke kantor atas izin atasan langsung dengan sistem shifting namun tetap memperhatikan protokol kesehatan, keselamatan, dan menjaga jarak fisik (physical distancing).
 
Untuk kegiatan perjalanan dinas dalam penelitian, konferensi, seminar, dan fellowship di tahun 2020 agar dilakukan refocusing dan realokasi anggaran untuk pencegahan Covid-19. Sedangkan untuk pelaksanaan kegiatan kerja sama, baik untuk penjajakan secara langsung, penandatanganan dan perpanjangan Letter of Intens (LoI), Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA) baru maupun implementasi MoU ditunda, kecuali jika mendesak.
 
Tak hanya itu, edaran juga menyasar kepada kegiatan mahasiswa. Di antaranya tidak mengadakan kegiatan yang bersifat massal serta menjadwal ulang sampai situasi dan kondisi dinyatakan aman.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif