Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Jamal Wiwoho. Zoom
Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI) Jamal Wiwoho. Zoom

Nilai UTBK Diharapkan Bukan Syarat Mutlak Ujian Mandiri PTN

Pendidikan UTBK SNMPTN/SBMPTN 2020 Kenormalan Baru
Ilham Pratama Putra • 07 Juli 2020 11:52
Jakarta: Ketua Majelis Rektor Perguruan Tinggi Negeri Indonesia (MRPTNI), Jamal Wiwoho menyebut, penggunaan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk ujian mandiri diserahkan kepada pimpinan PTN masing-masing. MRPTNI tidak bisa mengintervensi kebijakan setiap perguruan tinggi.
 
"Pelaksanaan ujian mandiri ini diserahkan ke pimpinan perguruan tinggi masing-masing, bisa ambil nilai UTBK, bisa bikin tes sendiri, atau menggunakan jalur rapor seperti SNMPTN, jadi bisa variatif," kata Jamal, kepada Medcom.id, Selasa 7 Juli 2020.
 
Rektor Universitas Sebelas Maret (UNS) ini berharap pimpinan perguruan tinggi tidak menjadikan nilai UTBK sebagai syarat wajib yang mutlak, karena bisa dilakukan secara variatif. Namun, MRPTNI jugatak bisa memberikan imbauan kepada pimpinan perguruan tinggi agar tidak mewajibkan nilai UTBK dalam ujian mandiri.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Prinsipkan, sebetulnya mandiri ini menentukan variasi yang saya sebutkan tadi, saya tidak dalam konteks memberikan menetukan seperti apa," lanjutnya.
 
Jamal mengatakan, UNS sendiri menyediakan beberapa jalur ujian mandiri. "Kalau UNS ujian mandiri itu bisa mandiri prestasi (rapor), mandiri kerja sama, mandiri reguler dan mandiri untuk disabilitas," jelas Jamal.
 
Bagi calon mahasiswa yang tidak memiliki nilai UTBK, diminta untuk mencari perguruan tinggi lainnya. Khususnya, perguruan tinggi yang tidak memberikan syarat penyertaan nilai UTBK dalam ujian mandiri.
 
"Memang ada perguruan tinggi yang ambil nilai UTBK. Kalau misal akan masuk kampus A dan dipersyataratkan UTBK ya jangan masuk di situ. Masuk ke kampus yang saringannya ujian mandirinya sendiri, atau online atau yang menggunakakn jalur rapor," ucap Jamal.
 
Baca:Nilai UTBK Sebagai Syarat Ujian Mandiri Bakal Dievaluasi
 
Sejumlah Perguruan Tinggi Negeri (PTN) bakal menggunakan nilai Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2020 sebagai salah satu pertimbangan dalam seleksi jalur mandiri. Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) berharap nilai UTBK tidak menjadi syarat mutlak untuk mengikuti jalur Ujian Mandiri.
 
"Sejauh yang Saya ketahui itu bukan syarat mutlak. Tapi ada beberapa perguruan tinggi yang pakai syarat itu untuk nanti seleksi mandiri. Tapi nanti akan Kita evaluasi lah, Kita lihat di akhir UTBK ini," kata Pelaksana tugas Dirjen Pendidikan Tinggi (Dikti), Nizam, di Universitas Indonesia, Senin, 6 Juli 2020.
 
Nizam berharap para pimpinan perguruan tinggi bisa fleksibel. Dia tidak ingin ada persyaratan yang menyulitkan mahasiswa.
 
Syarat nilai UTBK dinilai berpotensi menyulitkan mahasiswa. Sebab, akan ada saja peserta ujian Mandiri yang tidak mengikuti UTBK. Salah satunya disebabkan oleh sakit atau karena berstatus positif covid-19.
 
"Intinya jangan sampai hak calon mahasiswa itu hilang karena kondisi yang di luar kemampuannya. Kita akan upayakan, dan sejauh ini dari pemantauan hampir semua terlayani UTBK. Ujian masuk mandiri itu saya rasa bagaimana Kami imbau PTN, agar hak siswa jangan sampai tercederai dengan kebijakan yang kurang pas," ujar Nizam.
 

(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif