Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

ITS Buka Kelas untuk Mahasiswa PTN Lain

Pendidikan Pendidikan Tinggi Kampus Merdeka
Citra Larasati • 24 September 2020 21:15
Jakarta:Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) menerima 255 mahasiswa yang berasal dari 24 Perguruan Tinggi Negeri (PTN) lain di Indonesia untuk mengikuti perkuliahan di ITS. Kegiatan ini merupakan bagian dari program Pertukaran Mahasiswa Tanah Air Nusantara-Sistem Alih Kredit dengan Teknologi Informasi (Permata-Sakti) 2020 untuk menerapkan kebijakan Kampus Merdeka.
 
Program usungan Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa) Ditjen Pendidikan Tinggi (Dikti) Kemendikbud tersebut akan berjalan melalui Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) mulai Senin, 28 September 2020 mendatang. Program dilaksanakan selaras dengan peran dan tujuan perguruan tinggi dalam membentuk watak dan peradaban bangsa.
 
Program ini juga memiliki tujuan untuk mengurangi disparitas antarperguruan tinggi di Indonesia. "Hingga Jumat, 24 September 2020 ini, ITS telah mengesahkan sebanyak 255 nama mahasiswa yang berasal dari berbagai PTN di Indonesia," kataKepala Subdirektorat Kerja sama Akademik ITS Nur Syahroni, dalam keterangannya, Jumat, 24 September 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Antara lain dari Universitas Syiah Kuala, Universitas Sriwijaya, Universitas Halu Oleo, Universitas Negeri Padang, Universitas Negeri Jakarta, Universitas Padjadjaran dan 18 universitas lainnya.
 
Baca juga:Terawan Kukuhkan Rektor Unpad Jadi Dewan Pengawas RSHS Bandung
 
Syahroni menjabarkan, bahwa dalam kegiatan pertukaran mahasiswa ini setiap perguruan tinggi dapat mengirim dan menerima mahasiswa antarinstitusi yang berbeda. “Mereka dapat menjalankan kegiatan perkuliahan, praktikum, skripsi maupun magang,” jelasnya.
 
Syahroni melanjutkan, bahwa mahasiswa dapat memilih untuk melakukan kegiatan-kegiatan akademis tersebut pada program studi yang sama dengan program studi asal mereka, maupun pada program studi yang berbeda. “Jangka waktu pelaksanaannya sendiri adalah satu semester penuh atau setara dengan 20 sks sesuai ketentuan kampus masing-masing,” imbuhnya.
 
Untuk pilihan mata kuliahnya, ITS menawarkan tujuh mata kuliah yang menjadi keunggulan ITS di bidang Maritim, Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK), Industri, Energi, Lingkungan, dan Kebencanaan. “Tujuh mata kuliah tersebut dapat diampu oleh para peserta Permata-Sakti 2020 yang merupakan mahasiswa aktif pada semester lima sampai dengan tujuh,” papar dosen Departemen Teknik Kelautan ITS tersebut.
 
Mewakili bidang Maritim, dipilih mata kuliah Keselamatan Kapal oleh Departemen Teknik Sistem Perkapalan. Adapun bidang TIK diwakili mata kuliah Kecerdasan Komputasional oleh Departemen Teknik Informatika.
 
Berikutnya, mata kuliah Eksplorasi Geothermal oleh Departemen Teknik Geofisika dipilih untuk mewakili bidang Energi. Sementara itu, bidang Lingkungan diwakilkan oleh mata kuliah Integrated Coastal Zone Management dari Departemen Teknik Kelautan.
 
Sedangkan untuk bidang Kebencanaan diwakilkan oleh mata kuliah Mitigasi Bencana Geologi oleh Departemen Teknik Geofisika. Terakhir, bidang Industri diwakilkan oleh mata kuliah Pengolahan Limbah Industri yang dibawakan oleh Departemen Teknik Kimia.
 
Hingga saat ini, ITS telah menyiapkan akun bagi para peserta Permata-Sakti sehingga mereka akan dapat mengakses integra dan myITS. “Dengan kegiatan ini, harapannya peserta dapat mengenal ITS secara lebih dekat lagi dan menjadi referensi bagi mereka untuk melakukan studi lanjut di sini (ITS),” pungkas Roni.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif