UI-BUMN Teken Kerja Sama Magang Bersertifikat

Magang Bersertifikat, Alternatif Sumber Rekrutmen Pegawai BUMN

Citra Larasati 28 Juni 2018 14:37 WIB
Magang
Magang Bersertifikat, Alternatif Sumber Rekrutmen Pegawai BUMN
Perjanjian Kerja Sama Magang Bersertifikat antara UI dan Kementerian BUMN, Medcom.id/Citra Larasati
Depok:  Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI) menandatangani Perjanjian Kerja Sama Magang Bersertifikat dengan 10 perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).  Magang bersertifikat ini akan mulai dibuka pada 1 Juli 2018.

Menteri BUMN, Rini M. Soemarno mengatakan program magang ini berbeda dengan program magang pada umumnya.  Selain berlangsung lebih lama yakni 6 bulan, program ini juga akan diawasi dengan ketat agar menjadi magang yang bermanfaat bagi mahasiswa maupun perusahaan pemberi magang.


"Jangan sampai ini jadi program magang ecek-ecek, di mana mahasiswa biasanya hanya disuruh fotocopy, atau seperti saya dulu ketika magang disuruh buat kopi untuk bos-bos," ujar Rini dalam Orasi Ilmiah bertema "Peran Serta BUMN dalam Peningkatan Kualitas Pendidikan Vokasi" dalam rangka Dies Natalis ke-10 Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia (UI), di Auditorium Pendidikan Vokasi UI, Depok, Kamis, 28 Juni 2018.

Kesepuluh BUMN yang akan menerima mahasiswa magang bersertifikat itu adalah PT Bank Rakyat Indonesia Tbk, PT Bank Tabungan Negara Tbk, PT Bank Mandiri Tbk, PT Bank Nasional Indonesia Tbk, PT Taspen (Persero), Perum BULOG, PT Waskita Karya Tbk, Perum Perikanan Indonesia, PT Telekomunikasi Indonesia Tbk dan PT Perkebunan Nusantara III.

Menurut Rini, kebutuhan BUMN akan keberadaan human kapital semakin besar.  "Kami membutuhkan beberapa tipe kemampuan yang siap pakai," ungkap Rini.

Keterlibatan BUMN dalam program magang vokasi merupakan sinergi yang saling menguntungkan karena SDM unggul yang lahir dari program ini sekaligus akan menjadi alternatif sumber rekrutmen BUMN.  Para peserta magang nantinya juga berkesempatan untuk ikut seleksi penerimaan karyawan di perusahaan BUMN. 

"Tetap melalui proses seleksi, tapi kalau pernah magang dan hasil magangnya bagus bisa jadi diprioritaskan," tegas Rini.

Ia menegaskan, program magang bersertifikat merupakan bagian dari dukungan dan keterlibatan BUMN dalam mendorong produktivitas dan daya saing bangsa.  BUMN sebagai perpanjangan tangan pemerintah dalam mendukung kemajuan dan kemandirian bangsa. Oleh karena itu, keterlibatan BUMN dalam program vokasi merupakan sinergi yang saling menguntungkan karena SDM unggul yang lahir dari program ini sekaligus akan menjadi alternatif sumber rekrutmen BUMN.

“Saya tegaskan program ini merupakan sinergi yang saling menguntungkan dan ada win winbagi pemberi magang, maupun mahasiswanya harus membawa manfaat," tegasnya.

Direktur Program Pendidikan Vokasi UI, Sigit Pranowo Hadiwardoyo, mengatakan, program vokasi merupakan salah satu media untuk menyiapkan peserta didik menjadi tenaga ahli dan profesional.

Program ini diarahkan untuk menguasai kemampuan dalam bidang kerja tertentu.  Sehingga peserta dapat langsung diserap sebagai tenaga kerja di industri, lembaga pemerintahan atau berwirausaha secara mandiri.

“Ini terobosan cerdas dari BUMN, kerja sama ini semakin memperkuat kolaborasi antara pendidikan tinggi dengan industri yang akan memberikan manfaat besar tidak saja bagi para lulusan perguruan tinggi, namun bagi peningkatan daya saing bangsa secara lebih luas," tutup Sigit.

Lihat Video:

 



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id