Mendikbud, Muhadjir Effendy usai menandatangani MoU dengan Casio, Medcom.id/intan Yunelia.
Mendikbud, Muhadjir Effendy usai menandatangani MoU dengan Casio, Medcom.id/intan Yunelia.

Peran Magang Penting dalam Revitalisasi Vokasi

Pendidikan Pendidikan Vokasi
Antara • 28 Desember 2018 19:30
Jakarta:  Perusahaan swasta terutama multinasional mempunyai peranan penting dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK.  Hal itu juga merupakan implementasi dari program revitalisasi pendidikan vokasi sesuai amanat Presiden Joko Widodo.

Kepala Sub Direktorat Penyelarasan Kejuruan Kemendikbud, Saryadi Guyatno berharap perusahaan-perusahaan ikut serta dalam meningkatkan kompetensi siswa SMK melalui program pemagangan atau praktik kerja lapangan.

Dia memberi contoh model pemagangan yang dilakukan Casio dengan menjaring 20 siswa terbaik dari SMK di Jawa dan Sumatera. Selama tiga bulan sejak Oktober-Desember siswa terpilih dikirim ke Casio Thailand untuk menempa kompetensi dan kreativitasnya. Mereka diajarkan cara proses pembuatan jam dan kalkulator secara langsung di salah satu pusat produksi Casio.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



"Kami berharap semakin banyak perusahaan lain yang ikut serta," tambah dia di Jakarta, Jumat, 28 Desember 2018. Manajer Pendidikan Casio Indonesia, Mutia Meilina, mengatakan pihaknya ingin agar siswa dari SMK terbaik di Indonesia dapat meningkatkan konpetensinya melalui program ini.  Selain mempelajari proses produksi, siswa yang mengikuti program ini juga dilatih kebudayaan kerja sesuai dengan standar Casio.

Baca: Kemendikbud Ajak Diskusi Perusahaan Pengguna Lulusan SMK

Kedisiplinan, ketertiban dan kerja keras menempa siswa program magang selama di Thailand. Mereka juga diajarkan semua proses produksi mulai dari perakitan hingga proses pengiriman barang ke seluruh dunia yang menjadi konsumen Casio.

"Bagi kami kedisiplinan merupakan awal dari lahirnya pribadi yang tangguh dan tentu semua akan berujung pada produk yang prima sesuai dengan standar pasar global," tambah Mutia.

Salah satu siswa peserta magang Ronaldo Widiyanyo Siswoyo mengakui program itu telah banyak memberikan pelajaran bagi peserta program.  "Kami banyak mendapatkan pelajaran dari program ini, bukan hanya kemampuan teknis tapi juga karakter kedisiplinan terus dicontohkan oleh seluruh karyawan Casio selama tiga bulan di Thailand," kata Widiyanyo.

Staf khusus Mendikbud, Machhendra Setyo Atmaja mengatakan, berakhirnya progam pemagangan ini akan menjadi awal dari implementasi ilmu yang didapatkan 20 siswa selama magang untuk diterapkan di Indonesia.

"Berakhirnya program ini justru merupakan awal dari langkah-langkah besar yang akan membawa siswa peserta program untuk meraih kesuksesan di Indonesia. Mereka harus dapat menerapkan hasil dari program ini di setiap aktivitas pendidikan di lingkunganya," kata Machhendra. 


(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi