Organisasi Ekstra Kampus Ditantang Tawarkan Program Kekinian
Rektor IPB, Arif Satria, MI/Dede Susianti.
Jakarta:Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB), Arif Satria mengapresiasi terbitnya Peraturan Menteri Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Permenristekdikti) nomor 55 tahun 2018, yang mengizinkan organisasi ekstra kembali masuk kampus. Namun, dengan catatan mereka bisa menawarkan program-program yang sesuai dengan perkembangan zaman.

“Jangan sampai organ ekstra kampus masih menawarkan program-program jadul(zaman dulu), yang sebenarnya cocok untuk tahun 1970-an,” kata Arif kepada Medcom.id, Selasa, 30 Oktober 2018.


Arif berpendapat, Permen tentang Pembinaan Ideologi Bangsa (PIB) dalam Kegiatan Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi itu, sangat positif untuk mengembangkan potensi kepemimpinan mahasiswa. Peran organsisasi ekstra kampus tak bisa dikesampingkan begitu saja, dalam membentuk karakter kepemimpinan mahasiswa.  

“Masing-masing (organisasi intra dan ekstra) harus membuka diri. Organisasi ekstra harus juga bisa mengikuti  dinamika baru di kampus, seiring dengan berkembangnya gerakan milenial,” ujar Arif.

Baca: Pengamat Pendidikan: Mahasiswa Bisa Lebih Melek Politik

Terutama, kata Arif, organisasi ekstra kampus yang sudah ada sejak era orde baru, harus bisa beradaptasi. Tuntutan perkembangan zaman di era digital dan revolusi industri 4.0 harus bisa berjalan seiring dan selaras. 

“Agar program yang dikembangkan cocok dengan era baru kampus yang lebih dinamis dan progresif,” tuturnya.

Untuk diketahui, Menristekdikti, Mohamad Nasir mengeluarkan Permen nomor 55 tahun 2018 tentang PIB dalam Kegiatan Kemahasiswaan di Perguruan Tinggi. Aturan baru ini memberi lampu hijau kepada organisasi ekstra kampus atau Organisasi Kemasyarakatan Pemuda (OKP) untuk dapat kembali berkegiatan di kampus.

Salah satu pasal krusial dalam Permen tersebut adalah, pasal 1 yang berisi, "Perguruan tinggi bertanggungjawab melakukan pembinaan ideologi bangsa, NKRI, UUD dan Bhinneka Tunggal Ika melalui kegiatan kokurikuler, intrakurikuler, maupun ekstrakurikuler." 

Baca: Organisasi Ekstra Boleh Masuk Kampus Lagi

Dalam praktiknya nanti, perguruan tinggi dapat membentuk Unit Kegiatan Mahasiswa Pembinaan Ideologi Bangsa (UKM PIB).  Tujuannya untuk mewadahi perwakilan sejumlah organisasi ekstra yang akan berkegiatan di kampus.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id