Person in Charge (PIC) Beasiswa, Puslapdik, Kemendikbudristek, Ratna Prabandari. Foto: Medcom.id/Citra Larasati
Person in Charge (PIC) Beasiswa, Puslapdik, Kemendikbudristek, Ratna Prabandari. Foto: Medcom.id/Citra Larasati

Kuota Penerima Beasiswa LPDP ke Luar Negeri Berpotensi Dikurangi Jika Inflasi Berlanjut

Citra Larasati, Ilham Pratama Putra • 19 Juli 2022 12:22
Jakarta:  Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) mengatakan, belum ada rencana untuk menyesuaikan besaran living allowance (LA) mahasiswa Indonesia penerima beasiswa di luar negeri merespons inflasi di sejumlah negara.  Namun skenario penyesuaian LA terbuka di tahun depan jika gelombang inflasi berkepanjangan.
 
Person in Charge (PIC) Beasiswa, Pusat Layanan Pembiayaan Pendidikan (Puslapdik) Kementerian Pendidikan Riset dan Kebudayaan (Kemendikbudristek), Ratna Prabandari mengatakan, untuk saat ini belum memungkinkan untuk menaikkan besaran LA merespons inflasi yang terjadi.  Sebab anggaran untuk beasiswa LPDP tahun ini sudah dianggarkan. 
 
Baca juga:  Mahasiswa Indonesia di Luar Negeri Keluhkan Dampak Inflasi, Ini Jawaban Kemendikbudristek

Namun penyesuaian LA tidak tertutup dilakukan di periode berikutnya, jika gelombang inflasi berkepanjangan hingga tahun depan. Meski begitu, penyesuaian besaran LA itu juga berpotensi berdampak pada berkurangnya jumlah kuota penerima beasiswa LPDP di tahun depan. 
 
"Kalau inflasi naik, berarti untuk intake baru (kuota penerimaan beasiswa LPDP tahun depan) dikecilin, pilihannya cuma itu. Karena dana LPDP kan segitu-gitu saja," kata Ratna kepada Medcom.id, di Gedung Kemendikbudristek, Selasa 19 Juli 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Meski begitu, pihaknya akan terus memantau mahasiswa dan gelombang inflasi yang terjadi.  "Kita lihat juga seberapa parah inflasinya, didengar kok (keluhannya). Kita sudah dengar dan sudah dipertimbangkan," terangnya. 
 
Sejumlah negara tengah menghadapi inflasi. Hal ini disebabkan krisis ekonomi akibat pandemi covid-19 dan memanasnya tensi politik global.
 
Saat ini sejumlah harga kebutuhan melonjak di berbagai negara. Kondisi ini pun menyulitkan mahasiswa Indonesia yang tengah studi di luar negeri.
 
Yang jelas saat ini, Ratna mengatakan pihaknya belum berencana menyesuaikan besaran beasiswa untuk living allowance (LA) bagi para mahasiswa yang tengah studi di luar negeri tersebut. Menaikkan LA, kata Ratna, tidak bisa dilakukan secara mendadak.
 
"Semua memang lagi inflasi, kalau masalah kenaikan LA, again bahwa kita enggak bisa gebyah uyah, asal ada yang teriak itu dinaikin," ujar Ratna.
 
Baca juga:  Tips Bertahan Hidup Saat Inflasi Bagi Mahasiswa Indonesia di Luar Negeri


 
(CEU)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif