Tim Macario. DOK ITS
Tim Macario. DOK ITS

Rancang Strategi Guna Kurangi Jumlah Emisi Karbon, Mahasiswa ITS Sabet Juara 3 di GAMA BCC 2022

Renatha Swasty • 16 Agustus 2022 21:11
Jakarta: Indonesia tengah berkomitmen mengurangi jumlah emisi karbon dengan menetapkan target pada 2060 atau lebih cepat. Mendukung hal tersebut, tiga mahasiswa Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) merancang strategi terkait Net Zero Emission (Nol Emisi Karbon) melalui pendekatan Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM).
 
Ketiganya ialah Annisa Ramadhani dan Reyhan Hamdan Ibda’u Atma dari Departemen Teknik Sistem dan Industri angkatan 2019, serta Anisa Luthfiah Amalia dari Departemen Manajemen Bisnis angkatan 2019. Mereka tergabung dalam Tim Macario.
 
Annisa menjelaskan fokus utama dari inovasi ini adalah pengurangan emisi karbon sebesar 38 persen di 2040. Ide ini pernah diusulkan Tim Macario untuk ajang Gadjah Mada Business Case Competition (GAMA BCC) 2022 yang diadakan Keluarga Alumni Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Gadjah Mada Yogyakarta (KAFEGAMA) beberapa waktu lalu. Kompetisi ini turut menggandeng PT Pupuk Kalimantan Timur (PKT) sebagai mitra penyelenggara.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Maka dari itu, sasaran dari ide kami adalah PT PKT,” ujar Annisa dalam keterangan tertulis, Selasa, 16 Agustus 2022.
 
Annisa menuturkan secara garis besar terdapat lima hal yang menjadi cikal bakal ide ini. Pertama, kegiatan produksi pupuk yang ditengarai menjadi penyumbang terbanyak gas amonia.
 
“Alasan kedua adalah hadirnya regulasi baru pemerintah terkait pajak emisi gas karbon yang mengharuskan pelaku ekonomi beralih ke aktivitas ekonomi hijau,” papar Annisa.
 
Selain itu, harga produk meningkat serta pesatnya teknologi kompetitor. “Ditambah, kini telah terjadi pergeseran pasar di dunia agribisnis dengan hadirnya sustainable product atau produk ramah lingkungan,” kata gadis kelahiran Lumajang, 10 Desember 2001 tersebut.
 
Dalam penyusunan ide ini, Tim Macario menggunakan metode analisis Threats, Opportunities, Weaknesses, Strengths (TOWS), metode micro, metode macro, serta metode QSPM. Metode TOWS digunakan untuk mendapatkan kebijakan strategis dengan mempertimbangkan faktor internal dan eksternal yang dimiliki PT PKT.
 
Metode micro dilakukan dengan memahami persaingan suatu industri, mengidentifikasi posisi bisnis, serta memposisikan perusahaan agar lebih unggul daripada kompetitor. “Sedangkan analisis macro dilakukan dengan mengidentifikasi faktor-faktor eksternal yang memengaruhi suatu perusahaan,” papar dia.
 
Annisa menyebut metode QSPM juga digunakan sebagai upaya penentuan prioritas alternatif strategi yang diperoleh dari analisa Strengths, Weaknesses, Opportunities, Threats (SWOT). Hasil dari analisis metode ini adalah PT PKT dapat mengimplementasikan developing new business & technologies menjadi strategi yang tepat sembari menunggu Carbon Capture Storage (CCS) berhasil dibentuk di 2040.
 
Berkat pemikiran baru ini, Tim Macario berhasil menyabet juara ketiga di ajang GAMA BCC 2022. Dalam kompetisi tersebut, Deputi Bidang Keuangan dan Manajemen Risiko Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Nawal Nely selaku juri memberikan respons positif terhadap ide itu.
 
Dia memberi masukan kepada Tim Macario untuk kembali menggali informasi model bisnis dan memperhatikan kelayakan dari segi finansial. Annisa mengaku timnya aktif melakukan bimbingan secara asinkronus maupun sinkronus dengan dosen pembimbingnya, Niniet Indah Arvitrida.
 
“Di samping itu, kami juga berusaha mencari referensi dari jurnal serta aktif mengamati kompetisi lain yang serupa,” ungkap dia.
 
Annisa berharap timnya dapat mengikuti lagi kompetisi-kompetisi terkait business case lainnya. “Karena dengan begitu, kami merasa didorong untuk berpikir kritis dan paham akan permasalahan di dunia industri,” ujar Annisa.
 
Baca juga: Tim Bayucaraka ITS Unjuk Dominasi Indonesia pada Kompetisi Kendaraan Udara Tak Berawak di Turki

 
(REN)




LEAVE A COMMENT
LOADING
social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif