Ilustrasi. Foto: MI/Panca Syurkani
Ilustrasi. Foto: MI/Panca Syurkani

PISA Sebut Skor Matematika Siswi Lebih Tinggi dari Siswa

Pendidikan Kualitas Pendidikan PISA 2018
Antara • 03 Desember 2019 22:08
Jakarta: Laporan Programme for International Student Assessment (PISA) 2018 menyebutkan, siswi Indonesia meraih skor lebih tinggi 10 poin dari siswa laki-laki dalam kemampuan matematika. Penilaian ini diselenggarakan oleh The Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) dan dirilis di Paris, Perancis, Selasa, 3 Desember 2019.
 
Sedangkan untuk kemampuan sains, siswi diIndonesia juga unggul tujuh poin dari siswa laki-laki. Sementara siswa laki-laki di negara-negara OECD lebih unggul lima poin dari siswi dalam kemampuan matematika.
 
Masih dikutip dari data PISA 2018, rata-rata siswi di negara OECD hanya unggul dua poin dari anak laki-laki. Untuk kemampuan membaca, siswi maupun siswa memiliki kemampuan yang sama.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Laporan tersebut juga menyebutkan, satu dari 30 siswa laki-laki yang memiliki kemampuan tinggi bidang matematika atau sains ingin menjadi insinyur atau ilmuwan. Sementarasatu dari 20 siswijuga berharap demikian.
 
Selanjutnya, satu dari tiga anak perempuan yang memiliki kemampuan tinggi berharap bekerja di bidang kesehatan. Sedangkan satu dari enam siswa laki-laki juga berharap demikian. Hanya sekitar satu persen siswa laki-laki dan satu persen siswa perempuan yang ingin bekerja di bidang Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK).
 
Programme for International Student Assessment (PISA) yang diinisiasi oleh Organization for Economic Co-operation and Development (OECD) adalah suatu studi untuk mengevaluasi sistem pendidikan yang tahun ini diikuti oleh 77 negara di seluruh dunia.
 
Setiap tiga tahun, murid-murid berusia 15 tahun dari sekolah-sekolah yang dipilih secara acak, menempuh tes dalam mata pelajaran utama, yaitu membaca, matematika, dan sains. Tes ini bersifat diagnostik yang digunakan untuk memberikan informasi yang berguna untuk perbaikan sistem pendidikan. Indonesia telah berpartisipasi dalam studi PISA mulai 2000.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif