Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa, Agung Kuswandono.  Foto: Medcom.id/Intan Yunelia
Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa, Agung Kuswandono. Foto: Medcom.id/Intan Yunelia

Pemanfaatan Sumber Daya Hayati untuk Industri Masih Rendah

Pendidikan Riset dan Penelitian
Intan Yunelia • 28 Oktober 2019 13:15
Tangerang: Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya hayati. Namun sayang, pemanfaatannya untuk industri dalam negeri masih relatif rendah dibandingkan dengan potensi yang ada.
 
"Bahkan salah satu penelitian menyebutkan, hanya sekitar lima persen saja potensi sumber daya hayati yang sudah dimanfaatkan untuk industri," kata Deputi Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa, Agung Kuswandono di Seminar Nasional Pencegahan Pencurian Sumber daya Hayati Indonesia, di Hotel Bandara Internasional, Tangerang, Senin, 28 Oktober 2019.
 
Ia menjelaskan, dari hasil suatu penelitian disebutkan bahwa dari 150 obat-obatan yang diresepkan dokter di Amerika Serikat, ada 118 jenis yang berbasis sumber daya alam. Yaitu 74 persen dari tumbuhan, 18 persen jamur, lima persen bakteri dan tiga persen vertebrata.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nilai obat-obatan dari bahan alam mencapai USD40 miliar per tahun. Industri farmasi memang merupakan industri yang sangat besar.
 
"Perkiraan persentase dari keseluruhan nilai industri bahwa nilai tumbuhan alami yang digunakan dalam industri farmasi berkisar dari USD400 miliar hingga USD900 miliar per tahun," paparnya.
 
Ia menuturkan, Indonesia dikenal sebagai pusat keanekaragaman hayati dunia (mega biodiversity). Indonesia tergolong negara yang memiliki tingkat endemisme tertinggi di dunia, memiliki setidaknya 47 ekosistem alami yang berbeda.
 
"Keanekaragaman hayati Indonesia tersebut merupakan potensi dan aset nasional dan basis peningkatan kesejahteraan masyarakat di masa yang akan datang, atau dikenal sebagai emas hijau. Keanekaragaman hayati berpotensi sebagai bahan pangan, papan, obat-obatan dan kosmetik," pungkasnya.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif