Penerima Beasiswa Diharapkan Perkuat Hubungan Antarnegara
Dirjen Hubungan Asia dan Pasifik Kemenlu Desra Percaya (tengah), Utusan Khusus Presiden RI untuk Jepang Rachmat Gobel (kiri) dan Dubes Jepang untuk RI Masafumi Ishii (kanan) dalam Peringatan ke-60 Hubungan Diplomatik Indonesia-Jepang, di Jakarta, Minggu (
Jakarta: Duta Besar (Dubes) Jepang untuk Indonesia Masafumi Ishii melepas 41 mahasiswa-mahasiswi Indonesia penerima beasiswa Monbukagakusho. Mereka dijadwalkan berangkat ke Jepang pada April dan September 2018.

"Saya berharap Anda (penerima beasiswa Monbukagakusho) dapat menjadi motivasi untuk mempromosikan persahabatan kedua negara melalui interaksi kedua negara," kata Masafumi di Kedutaan Besar Jepang seperti dinukil dari Antara, Jakarta, Senin, 12 Maret 2018.


Masafumi menginginkan para penerima beasiswa tersebut mengenal dan menggali negeri Sakura dari sisi kebudayaan dan kehidupan masyarakat. Hal itu agar dapat mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

"Semoga pengalaman selama tinggal di Jepang nanti dapat menjadi sesuatu yang bermakna," tuturnya.

Selama belajar di Jepang, para penerima beasiswa dapat memperluas pergaulan dan jaringan. Ketika kembali ke Indonesia, mereka bisa berbagi apa yang didapat selama di Jepang.

"Hal penting selama belajar di Jepang, temui dan bangunlah persahabatan dengan banyak teman untuk lebih mengenal Jepang dan ajarkanlah tentang Indonesia kepada mereka," ujarnya.

Masafumi berharap setelah lulus dari institusi pendidikan di Jepang mereka dapat terus menjalin kerja sama dengan pemerintah Jepang sehingga dapat berperan maksimal bagi pembangunan bangsa.

Dalam memperingati 60 tahun hubungan diplomatik Jepang-Indonesia, pihaknya mengusung moto untuk kerja bersama dan maju bersama menuju masa depan bersama. Untuk itu, sektor pendidikan menjadi salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas kehidupan manusia di masing-masing negara.



(HUS)