Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengecek barisan dalam upacara pembukaan pendidikan di Universitas Pertahanan, Sabtu, 29 Agustus 2020. Foto: Unhan
Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengecek barisan dalam upacara pembukaan pendidikan di Universitas Pertahanan, Sabtu, 29 Agustus 2020. Foto: Unhan

Pendidikan S1, S2, dan S3 Universitas Pertahanan Resmi Bergulir

Pendidikan prabowo subianto Pendidikan Tinggi
Antara • 29 Agustus 2020 22:40
Jakarta: Universitas Pertahanan (Unhan) resmi membuka pendidikan untuk strata satu, strata dua, dan strata tiga. Total terdapat 300 mahasiswa dari semua strata mengikuti upacara pembukaan.
 
Pembukaan pendidikan tahun ajaran 2020/2021 ini dilakukan oleh Menteri Pertahanan Prabowo Subianto. Di saat bersamaan, Prabowo juga meresmikan pembentukan empat fakultas baru yang membawahkan 10 program studi (prodi) S1, sekaligus meresmikan pembentukan Korps Kadet Mahasiswa S1.
 
"Saya berpesan agar mahasiswa Unhan benar-benar memanfaatkan kesempatan dan beasiswa yang diberikan oleh negara ini untuk belajar keras dan memberikan kontribusi nyata bagi kesejahteraan bangsa Indonesia," kata Prabowo yang sekaligus bertindak sebagai inspektur upacara pembukaan, Sabtu, 29 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Rektor Unhan Laksamana Madya Amarulla Octavian meminta para kadet mahasiswa serius mengikuti pendidikan. "Kami di Unhan akan berkomitmen mendidik kadet mahasiswa sebaik-baiknya. Semoga bisa memenuhi harapan seluruh masyarakat Indonesia," tutur Octavian.

Ancaman virus

Dalam pidatonya, Prabowo mengingatkan para mahasiswa mengenai ancaman virus. Menurutnya, virus bisa menjadi senjata yang dapat menghancurkan negara dan mengancam kesejahteraan manusia. Ancaman itu sudah terlihat dengan adanya wabah covid-19.
 
"Virus dapat menjadi senjata untuk menghancurkan peradaban manusia, untuk menghancurkan negara-negara. Virus dapat merusak pangan kita, virus dapat menghancurkan masyarakat atau tentara sebelum satu peluru pun meletus," ujar Prabowo.
 
Untuk menghadapi ancaman virus, ia mengingatkan pentingnya penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran dan farmasi. "Perang yang akan datang bisa saja menggunakan senjata-senjata baru yang tidak pernah dibayangkan oleh manusia," tutur dia.
 
Ketua Dewan Pengarah Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Megawati Soekarnoputri yang hadir secara virtual mengusulkan agar Unhan lebih banyak mengajak mahasiswa studi ke daerah-daerah. Megawati menilai studi ke daerah perlu agar mahasiswa bisa melihat realitas kehidupan masyarakat.
 
Kepada mahasiswa Unhan, Megawati juga berpesan agar rajin membaca buku dan tidak memilih-milih buku bacaan. "Harapannya, mahasiswa memiliki pemahaman sejarah yang utuh," kata Presiden Kelima RI itu.

 
(UWA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif