ATVI mewisuda 96 mahasiswa pada Wisuda XV tahun akademik 2022-2023. Foto: Dok ATVI
ATVI mewisuda 96 mahasiswa pada Wisuda XV tahun akademik 2022-2023. Foto: Dok ATVI

ATVI Beradaptasi, Dorong Lulusan Jadi Agen Perubahan

Media Indonesia.com • 03 Desember 2022 21:18
Jakarta: Lulusan perguruan tinggi dituntut mampu beradaptasi dengan lingkungan masyarakat yang terus berubah. Agar disiplin ilmu mereka tetap relevan bagi masyarakat.
 
Sebagai perguruan tinggi, Akademi Televisi Indonesia (ATVI) juga beradaptasi. Fokus pendidikan tidak lagi pada produksi materi siaran televisi, melainkan pada produksi konten media digital dengan pelbagai variannya. 
 
"Perubahan peran medium komunikasi massa ke arah media sosial yang lebih interaktif menuntut ATVI mempersiapkan content creators bagi pelbagai platform media digital,” ujar Direktur ATVI, Eduard Depari, saat memberikan sambutan pada acara Wisuda Ahli Madya Tahun Akademi 2022 yang dilaksanakan di Studio 5 Indosiar, Sabtu, 3 Desember 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Eduard mengatakan, di era media digital, terjadi pergeseran peran komunikasi. Audiens semakin kritis, komunikator tidak mungkin mendikte pesan, atau posisi audiens bisa beralih menjadi penyampai pesan. Namun, apakah pesan mereka sampai, dipercaya, dipahami, dan bermanfaat bagi kemaslahatan penerima pesan? Dia melihat di situlah tantangannya.
 
Menurut dia, ATVI mendidik para lulusannya untuk menjadi agen perubahan di tengah-tengah masyarakat. "ATVI membangun identitasnya, mengukuhkan brand-nya dan mempertegas posisinya sebagai institusi yang kehadirannya relevan bagi masyarakat karena peran yang ditunjukkan oleh alumninya, sehingga masyarakat respek pada institusinya,” kata dia.
 
Vice Presiden HRD EMTEK, Peter Adrian, mengatakan lulusan ATVI harus memahami bahwa dunia terus berubah dan perlu untuk terus di-update. "Kalau industri televisi kadang disebut mengalami masa sunset atau hamper enggelam, sebenarnya masih lama. Buktinya sejumlah stasiun TV baru diresmikan," ujar Adrian.
 
Baca: Kembangkan Kerja Sama Pendidikan, Pemerintah Inggris Boyong 13 Universitas ke Indonesia
 
Koordinator Peningkatan Mutu Pendidikan Tinggi LLDIKTI III, Norsanty, mengatakan lulus dari sebuah perguruan tinggi, dalam hal ini ATVI, hanyalah sebuah awal untuk meraih kesuksesan di dunia kerja. Karena itu, para lulusan harus terus meningkatkan hard skill dan soft skill sehingga menjadi lulusan yang paripurna.
 
Menurut Norsanty, pendidikan faktor sangat penting. Sebab, pada 2030, Indonesia diprediksi akan menjadi negara ekonomi nomor lima dunia.
 
"Jadikan setiap orang yang kamu temui sebagai guru. Dan jadikan setiap rumah yang kamu kunjungi sebagai sekolah," kata Norsanty mengutip kalimat Ki Hadjar Dewantara.
 
Wisuda XV ATVI tahun akademik 2022-2023 ini sebanyak 96 wisudawan. Proses wisuda dalam Sidang Senat Terbuka ATVI ini selain diisi sambutan, penobatan lulusan terbaik, juga diisi hiburan tarian Kalimantan, paduan suara, dan penampilan artis dangdut Nia Lida.
 
(UWA)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif