Pramudhita Puteri bersama rekan-rekan Humphrey Fellow dari berbagai negara saat mengunjungi kantor Federal Reserve Bank of Chicago. Foto: Dok Aminef.
Pramudhita Puteri bersama rekan-rekan Humphrey Fellow dari berbagai negara saat mengunjungi kantor Federal Reserve Bank of Chicago. Foto: Dok Aminef.

Beasiswa Humphrey Sediakan Peningkatan Kompetensi Profesional di AS

Pendidikan Beasiswa Bantuan Pendidikan
Arga sumantri • 21 April 2021 10:57
 Jakarta: American Indonesian Exchange Foundation (AMINEF) melalui beasiswa Hubert H. Humphrey Fellowship Program menawarkan kembali kesempatan peningkatan profesionalisme di Amerika Serikat.
 
Uniknya beasiswa Humphrey, ditujukan bagi profesional level karir menengah yang sudah memiliki pengalaman kerja 5 tahun dan sedang dalam posisi memimpin di institusinya, serta bekerja di sektor pemerintahan, publik, swasta nonprofit, LSM, atau jurnalistik.  
 
"Ini bukan program sertifikasi, atau program bergelar tapi memberikan kebebasan bagi saya untuk mendesain program kerja yang saya lakukan sesuai dengan minat (dan kebutuhan) saya," kata salah seorang penerima beasiswa Humphrey, Pramudhita Puteri dalam AMINEF-Fulbright Indonesia Online Series Information Session Humphrey Fellowship Program, Jum'at 16 April 2021. 
 
Pramudhita turut membagikan tips saat meraih beasiswa Humphrey tersebut. Menurutnya, kunci kekuatan lolos beasiswa ini ialah saat membuat esai.  
 
"Penulisan esai menjadi yang paling penting buat saya. Dibikin langsung to the point, maksud dan tujuannya jelas dan menarik," kata Pramudhita.
 
Baca: UNS Jalin Kerja Sama dengan Universiti Teknologi Malaysia
 
Sisanya, menurut ybs, adalah menyiapkan berbagai persyaratan. Seperti skor TOEFL, surat rekomendasi dari atasan maupun mentor profesional, transkrip nilai dan ijasah, dokumen identitas hingga curriculum vitae.
 
Segudang pengalaman menjalani program Humphrey di Michigan State University diraih Pramudhita. Selama menjalani program ini, Pramudhita mengaku mendapat berbagai kegiatan pelatihan.
 
Mulai dari kunjungan lapangan, workshop, serta proyek khusus yang memberi pengalaman praktek dalam bidang profesional masing-masing. Dan seluruh biaya hidup selama dua semester menjalani program, tunjangan buku hingga kebutuhan studi telah ditanggung.
 
"Jadi memang memberikan pengalaman baru dan menunjang pekerjaan saya," ujar Analisis Kompetensi dan Asesor Biro Sumber Daya Manusia Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tersebut.
 
Pengalaman yang diberikan melalui beasiswa Humphrey itulah yang menurut Pramudhita tidak diberikan oleh beasiswa lainnya. "Kami di sini memang tak hanya belajar tapi juga diberikan waktu untuk eksplorasi, memperluas wawasan mengenai organisasi, dan membangun relasi," tutupnya.
 
Batas waktu melamar beasiswa Humphrey sampai 31 Mei 2021. Keterangan lengkap di https://www.aminef.or.id.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif