Dirjen Paud Dikdasmen Kemendikbud Jumeri. Tangkapan layar Youtube.
Dirjen Paud Dikdasmen Kemendikbud Jumeri. Tangkapan layar Youtube.

Evaluasi PJJ, Kemendikbud: Ada Penurunan Hasil Belajar Siswa

Pendidikan Pembelajaran Daring Pendidikan Jarak Jauh Pembelajaran jarak jauh
Arga sumantri • 23 Januari 2021 11:12
Jakarta: Selama pandemi covid-19, hampir seluruh satuan pendidikan melaksanakan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ), baik secara daring atau luring terbatas. Evaluasi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), terjadi penurunan hasil belajar siswa.
 
"Secara akademis, tentu ada penurunan hasil belajar siswa (selama PJJ)," kata Dirjen Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Kemendikbud Jumeri dalam diskusi daring Polemik Trijaya bertajuk 'Nasib Siswa di Tengah Pandemi', Sabtu, 23 Januari 2021.
 
Bagaimanapun, kata dia, selama PJJ, para guru tidak bisa memberikan materi secara total dibandingkan kondisi normal. Terlebih, penyampaian materi juga dilakukan lebih terbatas dan tidak langsung bertatap muka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ketika anak-anak ketemu guru di kelas saja itu pemahamannya (terhadap pelajaran) kadang masih kurang, apalagi ini secara jarak jauh," ungkapnya.
 
Baca: Pemkab Sidoarjo Minta Sekolah Pinjamkan Komputer kepada Siswa
 
Jumeri menambahkan, PJJ juga menimbulkan keterbatasan dalam sisi pembelajaran. Ia mengatakan, PJJ butuh peran serta orang tua dan masyarakat dalam membantu belajar anak di rumah. Namun masalahnya, tak semua orang tua mampu menggantikan peran guru dalam membimbing anak belajar.
 
"Kita juga tidak bisa menyalahkan orang tua, karena mungkin ada keterbatasan, mungkin orang tua harus bekerja atau tidak mampu membimbing dalam materi pelajaran tertentu," ujarnya. 
 
Makanya, kata Jumeri, Kemendikbud sudah meminta guru agar memberikan penilaian tidak hanya perkara hasil menjawab soal. Tapi, kesungguhan, motivasi, dan kedisiplinan anak-anak dalam mengikuti pembelajaran itu juga masuk dalam penilaian karakter.
 
"Kami juga minta agar guru-guru kita berkomunikasi dengan orang tua untuk melaporkan kondisi belajar anak-anak kita di rumah, sehingga itu juga bagian dari penialaian hasil belajar peserta didik," ujarnya.
 
Pemerintah sebetulnya telah memberikan keleluasan kepada pemerintah daerah untuk memutuskan membuka Pembelajaran Tatap Muka (PTM) di masa pandemi. Namun, sejauh ini, mayoritas daerah masih memilih melakukan PJJ karena pandemi yang belum terkendali.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif