Pemerhati anak dan pendidikan Seto Muyadi (Kak Seto). Zoom
Pemerhati anak dan pendidikan Seto Muyadi (Kak Seto). Zoom

Kak Seto: Pembelajaran dari Rumah Seharusnya Menyenangkan Siswa

Pendidikan Pembelajaran Daring Metode Pembelajaran Pendidikan Jarak Jauh
Ilham Pratama Putra • 31 Oktober 2020 08:06
Jakarta: Pemerhati anak, Seto Mulyadi atau Kak Seto menyesalkan adanya kasus siswa bunuh diri akibat depresi mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). Kak Seto mengatakan, hal ini seharusnya tidak perlu terjadi apabila model PJJ yang berjalan menyenangkan bagi siswa.
 
"Impian anak adalah belajar di rumah. Karena bagi anak, rumah adalah tempat yang paling ramah," ujar Kak Seto kepada Medcom.id, Sabtu, 30 Oktober 2020.
 
Ia juga menyayangkan masih adanya tindak kekerasan pada anak saat menjalankan PJJ. Kondisi ini akan semakin membuat anak stres dan tertekan selama belajar di rumah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Tugas-tugas yang berat hingga membuat anak depresi juga harusnya tidak terjadi pada masa PJJ ini. Sebab, menurutnya, saat anak belajar di rumah, anak membayangkan pembelajaran yang menyenangkan.
 
Baca:Lagi, Siswa SMP Bunuh Diri Diduga Depresi Belajar Daring
 
Dia malah mengaku heran saat ada anak yang depresi hingga bunuh diri saat PJJ. Menurutnya, ada kesalahan persepsi dalam menjalankan belajar dari rumah tersebut.
 
"Pertama yang harus diperhatikan kurikulum pendidikan yang diberikan harus lebih berpihak pada anak, yang sesuai anak pada kondisi saat ini hak anak untuk hidup, tumbuh dan berkembang, mendapat perlindungan dan sebagainya, terang dia.
 
Ia menekankan peran orang tua menjadi sangat penting dalam proses belajar daring. Orang tua jadi pendidik pertama dan utama selama masa PJJ.

 
Halaman Selanjutnya
Orang tua, kata Kak Seto,…
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif