Presiden Joko Widodo. Foto: Dok UB
Presiden Joko Widodo. Foto: Dok UB

Jokowi Minta Perguruan Tinggi Kembangkan Cara-cara Baru

Pendidikan Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi
Daviq Umar Al Faruq • 05 Januari 2021 16:06
Malang: Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, pendidikan tinggi merupakan organisasi yang paling sempurna sebagai rujukan reformasi. Sehingga perguruan tinggi atau kampus dituntut untuk lebih mengembangkan inovasi.
 
"Inovasi adalah kata kunci. Oleh sebab itu jangan lagi terjebak dalam rutinitas. Cara-cara baru harus kita kembangkan," katanya saat menghadiri Rapat Terbuka Senat ke-58 Universitas Brawijaya (UB), Kota Malang, Jawa Timur, Selasa, 5 Januari 2021.
 
Jokowi pun meminta keinginan mahasiswa dan dosen untuk berinovasi terus ditumbuhkan. Selain itu, kreasi-kreasi baru harus difasilitasi dan dikembangkan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Oleh karena itu pendidikan harus dilakukan dengan cara-cara baru. Mahasiswa harus difasilitasi agar bisa belajar kepada siapa saja," ungkapnya.
 
Jokowi mencontohkan, mahasiswa bisa belajar kepada pelaku industri, wirausahawan, praktisi pemerintahan hingga pelaku-pelaku lapangan lainnya. Sebab, kerja sama dengan para praktisi ini bukan hanya untuk memberikan pengalaman kerja kepada mahasiswa saja. 
 
"Tetapi juga bisa bekerja sama untuk penelitian dan pengembangan teknologi. Untuk research and development di dunia industri, untuk sekaligus pengembangan ilmu-ilmu murni," jelasnya.
 
Mantan Wali Kota Surakarta ini pun berpesan agar pendidikan tinggi membangun karakter generasi muda dengan jiwa kebangsaan yang kokoh. Serta memegang teguh Pancasila.
 
"Kemudian menghargai kebinekaan dalam persaudaraan dan persatuan, berintegritas tinggi dan antikorupsi, serta penuh toleransi dan menghargai demokrasi," tuturnya.
 
Baca juga:  Agar Bertahan di Tengah Pandemi, Pelajar Diimbau Tambah Keterampilan Baru
 
Sementara itu, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim, menjelaskan bahwa Indonesia perlu SDM unggul yang kompeten. Para lulusan perguruan tinggi diharapkan tidak hanya siap kerja tapi mampu menciptakan lapangan kerja.
 
"Untuk hasilkan lulusan yang unggul, Perguruan Tinggi harus berani mendisrupsi dirinya agar lebih adaptif, fleksibel dan berorientasi masa depan. Cara terbaik adalah memberikan pengalaman bermakna di dunia kerja ketika masih menjadi mahasiswa," kata Nadiem.
 
Sedangkan bagi para dosen, dia berharap agar mereka bisa diberikan kesempatan untuk menggali pengalaman di luar kampus. Sehingga bisa membawa ilmu-ilmu mutakhir ke dalam kampus.
 
"Kita juga ingin semakin banyak praktisi yang mengajar di kampus dan itulah dasar Merdeka Belajar Kampus Merdeka," katanya.
 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif