Guru tengah mengajarkan siswa di muka kelas. Foto: MI/Bary Fathahilah
Guru tengah mengajarkan siswa di muka kelas. Foto: MI/Bary Fathahilah

Selembar RPP Memerdekakan Guru

Pendidikan Kebijakan pendidikan
Intan Yunelia • 12 Desember 2019 14:41
Jakarta: Federasi Serikat Guru Indonesia (FSGI) mengapresiasi kebijakan Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP) menjadi satu lembar. Kebijakan ini disebut sebagai salah satu upaya memerdekakan guru dari beban rencana pembelajaran yang padat.
 
"Biasanya kami buat RPP puluhan lembar untuk satu KD (kompetensi dasar). Bayangkan ada belasan KD," kata Ketua Dewan Pengawas FSGI, Retno Listyarti, di Jakarta, Rabu, 11 Desember 2019.
 
Namun, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Bidang Pendidikan ini mengingatkan agar Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim menyosialisasikan kebijakan ini kepada Lembaga Pendidikan Tenaga Keguruan (LPTK). Sebab, LPTK adalah lembaga penyelenggara Pendidikan Profesi Guru (PPG) yang bertugas menyiapkan calon-calon guru.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Jangan sampai semangat RPP-nya Mas Menteri ini milenial, RPP ala dosen LPTK malah (masih) kolonial (mengacu pada sistem lama, red.)," ujar Retno.
 
Mendikbud Nadiem Makarim menyederhanakan RPP menjadi satu lembar. Kebijakan itu diterapkan karena dia kerap mendapat keluhan dari guru yang merasa terbebani.
 
Nantinya, RPP cukup berisikan tiga komponen inti, yakni tujuan pembelajaran, kegiatan pembelajaran, dan asesmen atau penilaian pembelajaran.
 
"Kita akan mengubahnya menjadi format yang jauh lebih sederhana. Cukup satu halaman untuk RPP. Jadi, yang tadinya ada belasan komponen, sekarang kita buat tiga saja," kata Nadiem saat memaparkan Empat Kebijakan Pendidikan "Merdeka Belajar", di Hotel Bidakara, Jakarta, 11 Desember 2019.
 
Nadiem menegaskan, esensi dari RPP adalah proses refleksi. Guru menulis RPP untuk dilihat kembali apakah target pembelajaran sudah tercapai atau belum.
 

 

(UWA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif