Penandatanganan MoU antara President University dengan KPPU. Foto: PU/Dok. Humas
Penandatanganan MoU antara President University dengan KPPU. Foto: PU/Dok. Humas

President University Teken MoU dengan KPPU

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi
Muhammad Syahrul Ramadhan • 27 November 2019 21:02
Jakarta: President University turut serta dalam upaya pencegahan terjadinya praktik monopoli dan persaingan usaha tidak sehat dengan menandatangani nota kesepahaman (MoU) dengan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU).
 
Penandatanganan nota kesepahaman ini dilakukan oleh Rektor President University, Jony Oktavian Haryanto dengan Ketua KPPU Kurnia Tohaq. Penandatanganan ini disaksikan oleh Sekretaris Yayasan Pendidikan Universitas Presiden Chairy, Wakil Rektor Bidang Komunikasi dan Kerja Sama President University Handa S. Abidin, S.H., LL.M., Ph.D., anggota KPPU Harry Agustanto, anggota KPPU Chandra Setiawan, serta jajaran pimpinan dari kedua belah pihak.
 
Nota kesepahaman ini ditandatangani sebagai bentuk kerja sama dalam upaya mengadvokasi, penegakan hukum persaingan usaha, dan kemitraan guna menunjang implementasi dan pengembangan Tri Dharma Perguruan Tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kurnia Toha dalam sambutannya menyampaikan, bahwa nilai-nilai persaingan belum dihayati oleh sebagian besar masyarakat Indonesia. Bahkan sebagian merasa persaingan itu bertentangan dengan budaya Indonesia.
 
Padahal menurutnya, nilai-nilai persaingan itu memacu lahirnya inovasi dan membuat Indonesia semakin maju. Begitu juga dengan dalam praktik perdagangan.
 
Untuk itu, dalam mencapai tujuannya, KPPU perlu bersinergi dengan semua pihak yang diyakini dapat mendukung upaya terciptanyapersaingan usaha yang sehat, termasuk salah satunya universitas. “Melalui kerja sama ini, diharapkan berbagai upaya dapat dilakukan antara lain dengan program magang, pelatihan/workshop yang dapat diikuti oleh dosen dan mahasiswa, serta penelitian. Baik itu penelitian mandiri ataupun penelitian yang dikerjasamakan,” ujarnya.
 
Senada dengan Kurnia Toha, Jony mengaku mendukung penuh tujuan KPPU ini. “Saya senang dapat menjalin kerja sama dengan KPPU karena KPPU ini merupakan salah satu badan yang penting untuk mencegah terjadinya monopoli dagang. Saya harap dapat muncul pemikiran-pemikiran kritis dari mahasiswa atau dosen President University yang akan menjawab tantangan persaingan usaha,” tegasnya.
 
Selain acara penandatanganan MoU, anggota KPPU Chandra Setiawan yang juga dosen Manajemen di President University memberikan penjelasan mengenai Perubahan Aturan Mengenai Notifikasi Merger dan Akuisisi Berdasarkan Peraturan KPPU No. 3 Tahun 2019 di hadapan para akademisi dan mahasiswa President University yang hadir. Dalam pemaparannya, Chandra menyampaikan perubahan aturan mengenai notifikasi merger dan akuisisi yang dilatarbelakangi oleh ketidaksesuaian dengan perkembangan dan kebutuhan hukum saat ini.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif