Mendikbud, Muhadjir Effendy. Foto:  Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo
Mendikbud, Muhadjir Effendy. Foto: Medcom.id/Kautsar Widya Prabowo

Mendikbud Minta Perbanyak Tenaga Leksikograf

Pendidikan bahasa indonesia
Kautsar Widya Prabowo • 12 September 2019 17:11
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendy meminta Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan menyiapkan tenaga ahli leksikografi secara matang. Profesi tersebut sangat dibutuhkan saat ini, untuk mencegah punahnya bahasa daerah di Indonesia.
 
"Sungguh-sungguh dalam menyiapkan tenaga ahli dalam leksikografi untuk mengimbangi, mempercepat kompilasi dan kodifikasi terhadap bahasa-bahasa yang sekarang masih menjadi bahasa lisan di kalangan penduduk kita," ujar Muhadjir dalam Seminar Leksikografi Indonesia, di kawasan Senayan, Jakarta, Rabu, 11 September 2019.
 
Ia menjelaskan, kondisi bahasa lokal saat ini banyak yang belum terserap menjadi bahasa daerah. Bahasa tersebut hanya digunakan oleh kalangan masyarakat tertentu saja.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Muhadjir menyebut, data bahasa daerah yang dimiliki Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan juga belum mencakup setengah dari jumlah bahasa lokal. Lantaran luasnya wilayah Indonesia dan beragamnya suku yang ada.
 
"Badan bahasa baru 668, padahal itu belum sampai separuh, perlu kerja keras untuk mengumpulkan khasanah kekayaan bukan benda kita yang berkaitan dengan kebahasaan," tuturnya.
 
Mantan rektor Universitas Muhammadiyah Malang itu mengaku, tidak dapat menjamin bahasa lokal dapat terserap sepenuhnya menjadi bahasa daerah. Jika berkaca, sudah mulai tampak bahasa lokal yang punah, seiring dengan meninggalnya orang yang menggunakan bahasa lokal tersebut.
 
"Yang terancam punah banyak, yang sudah punah banyak. Tidak ada pencatatan yang sistemik. Perananan leksikograf ini penting untuk Indonesia," pungkasnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif