Sekretaris BKPDM Muhammad Yusro. Foto: Youtube
Sekretaris BKPDM Muhammad Yusro. Foto: Youtube

Gak Wajib Tapi Penting! TKA 2026 Bisa Bikin Peluang Lolos SNBP Makin Besar

Ilham Pratama Putra • 27 Agustus 2026 13:51
Ringkasnya gini..
  • TKA tidak wajib dan bukan penentu kelulusan siswa.
  • Hasil TKA dapat digunakan sebagai validator nilai rapor SNBP.
  • TKA juga bisa menjadi pertimbangan dalam seleksi mandiri kampus.
Jakarta: Tes Kemampuan Akademik (TKA) memang tidak bersifat wajib dan bukan menjadi penentu kelulusan murid. Namun, hasil asesmen tersebut dapat menjadi salah satu instrumen penting bagi siswa dalam melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
 
Sekretaris Badan Kebijakan Pendidikan Dasar Menengah (BKPDM) Kemendikdasmen Muhammad Yusro mengatakan hasil TKA dapat digunakan sebagai validator nilai rapor dalam Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP). Selain itu, hasil TKA juga dapat menjadi bahan pertimbangan dalam seleksi mandiri perguruan tinggi.
 
Berkaca dari tahun sebelumnya, terdapat sejumlah kampus yang menjadikan TKA sebagai pertimbangan penerimaan mahasiswa baru. Karena itu, siswa perlu mempertimbangkan secara matang keputusan untuk mengikuti asesmen tersebut.

"Hasil TKA dapat digunakan sebagai validator nilai rapor dalam SNBP, menjadi bahan pertimbangan seleksi mandiri sesuai dengan kebijakan perguruan tinggi, serta dapat digunakan untuk kepentingan seleksi akademik yang lainnya," ujarnya  dalam webinar Sapa Pendidikan, Kamis 27 Agustus 2026. 
 
Baca juga: Ini Syarat Lengkap Daftar TKA SMA/SMK 2026, Wajib Punya Rapor 3 Tahun  

Menurut Yusro, kondisi tersebut membuat keputusan mengikuti TKA perlu diambil secara sadar berdasarkan kebutuhan dan rencana pendidikan setiap murid. Meskipun, TKA memang tidak diwajibkan. 
 
"Hal yang perlu kami tegaskan adalah bahwa TKA bersifat tidak wajib, tidak dipungut biaya, dan bukan penentu kelulusan. Kelulusan tetap ditetapkan oleh satuan pendidikan," tegasnya. 
 
Lebih lanjut, ia meminta siswa tidak memandang TKA sekadar sebagai ujian tambahan. Murid perlu melihat keterkaitan asesmen tersebut dengan rencana studi lanjut yang ingin ditempuh.
 
Untuk pelaksanaan TKA 2026 jenjang SMA, MA, SMK, dan sederajat, peserta akan mengerjakan mata pelajaran wajib Bahasa Indonesia, Matematika, dan Bahasa Inggris. Kemudian murud mesti memilih dua mata pelajaran pilihan.
 
Yusro menekankan pemilihan mata pelajaran pilihan tidak boleh dilakukan secara sembarangan. Guru bimbingan dan konseling (BK), wali kelas, serta pihak sekolah diharapkan dapat mendampingi siswa menentukan pilihan sesuai riwayat belajar, minat, kemampuan, dan tujuan pendidikan selanjutnya.
 
Dengan manfaat yang dapat digunakan dalam berbagai proses seleksi akademik, TKA menjadi salah satu instrumen yang patut dipertimbangkan siswa. Terutama mereka yang tengah mempersiapkan diri melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi.
 
Baca juga: TKA SMA 2026 Digelar 4 hari Berturut-Turut, Ini Jadwal Lengkapnya  

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(CEU)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

social
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan