Ilustrasi. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso
Ilustrasi. Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

SNMPTN/SBMPTN 2020

Unair Mewajibkan Peserta UTBK Tunjukkan Hasil Tes Cepat Covid-19

Pendidikan Virus Korona SNMPTN/SBMPTN 2020
Antara • 02 Juli 2020 21:24
Surabaya: Universitas Airlangga (Unair) mewajibkan peserta Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) jalur Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) 2020 menunjukkan hasil tes cepat. Kebijakan ini sesuai surat edaran Pemerintah Kota Surabaya kepada para rektor perguruan tinggi yang menggelar UTBK.
 
"Menunjukkan hasil tes cepat atau tes usap dengan hasil negatif yang dikeluarkan selambat-lambatnya 14 hari sebelum mengikuti ujian kepada panitia," kataKepala Pusat Informasi dan Humas Unair Suko Widodo, di Surabaya, Kamis, 2 Juli 2020.
 
Suko menyatakan ketentuan dari Wali Kota Surabaya Tri Risma Harini tersebut baru diterima Unair siang tadi. Panitia pun sedang menyiapkan publikasi terkait aturan pemkot dengan berbagai media agar sampai ke peserta UTBK.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami berharap peserta UTBK bisa menjalani tes dengan mengikuti ketentuan yang ditetapkan pihak Pemkot Surabaya. Meski sebetulnya pihak panitia telah menyiapkan tata cara penyelenggaraan UTBK sesuai protokol kesehatan," ucapnya.
 
Baca:93 Persen Peserta Sudah Cetak Ulang Kartu UTBK-SBMPTN
 
Suko mengatakan, panitia juga telah menyiapkan sejumlah sarana untuk pencegahan virus korona. Misalnya, pengukuran suhu tubuh saat peserta masuk kawasan kampus. "Di sana wajib cuci tangan yang sarananya telah siap. Kemudian masuk ruangan diatur dengan berjarak, lalu diukur suhu tubuhnya. Setelah lolos, diberi sarung tangan," ujarnya.
 
Upaya jaga jarak juga dilakukan dengan membatasi kapasitas ruangan, yaitu satu ruangan besar hanya berisi 15 sampai 20 peserta. Masing-masing peserta berjarak minimal 1,5 meter. "Panitia juga menyediakan tim dokter dan mobil ambulans," katanya.
 
Selain mewajibkan peserta menunjukkan hasil tes cepat, surat Pemkot Surabaya juga mewajibkan setiap tahapan kegiatan harus mengutamakan pencegahan penyebaran covid-19. Panitia wajib menyusun protokol kesehatan dalam setiap tahapan kegiatan ujian dan diberlakukan secara konsisten. Terakhir, melaporkan hasil pelaksanaan kegiatan kepada Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Surabaya.
 
UTBK 2020 dilakukan dengan dua tahap. Tahap pertama diselenggarakan pada 5 hingga 14 Juli 2020 dan tahap kedua pada 20 Juli 2020 hingga 29 Juli 2020.
 

(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif