Siswa tengah membaca buku pelajaran di dalam kelas. Foto:  Kemendikbud/Dok. BKLM.
Siswa tengah membaca buku pelajaran di dalam kelas. Foto: Kemendikbud/Dok. BKLM.

Sejumlah Sekolah di Zona Kuning Nekat Belajar Tatap Muka

Pendidikan sekolah Kenormalan Baru
Ilham Pratama Putra • 15 Juli 2020 18:38
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) menyebut, sejumlah sekolah nekat menggelar pembelajaran tatap muka meski berada di dalam zona kuning.
 
"Ada sekolah di zona kuning atau oranye yang sudah mulai buka karena sudah tidak tahan dengan desakan orang tua," kata Plt. Direktur Jenderal PAUD Dikdasmen, Hamid Muhammad, dalam Diskusi Daring, Rabu, 15 Juli 2020.
 
Selain itu, terdapat juga sekolah swasta yang turut membuka sekolah mereka meski belum berada di zona hijau. Salah satunya diduga karena mengalami kesulitan belajar daring.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Padahal sekolah di zona kuning, oranye, merah itu dilarang melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah," lanjut Hamid.
 
Baca juga:Sekolah di Zona Kuning Bakal Dibuka
 
Namun Hamid, tak bicara banyak soal pengwasan yang akan dilakukan oleh pihaknya. Hamid juga tidak membeberkan sekolah mana saja yang berani membuka pembelajran tatap muka meski masih dalam zona kuning tersebut.
 
Dia hanya menyentil sekolah yang berani mengadakan tatap muka tersebut dengan sikap sekolah di zona hijau. Hamid menjelaskan, sekolah di zona hijau saja masih banyak yang ragu membuka sekolah.
 
"Zona hijau ini sebetulnya sudah bisa dibuka. Akan tetapi tetep mereka tidak membuka karena khawatir, begitupun pemerintahnya juga khawatir," sambung Hamid.
 
Lebih lanjut, Hamid meminta sekolah-sekolah agar bisa menahan diri jika belum berada di zona hijau. Pun jika berada di zona hijau, aspek kesiapan protokol kesehatan juga harus dimatangkan.
 
"Untuk kemudian, protokol kesehatan juga harus mampu diterapkan sekolah. Ini untuk keselamatan dan kesehatan peserta didik dan warga sekolah," terangnya.
 
Sebelumnya, pemerintah berencana membuka kembali sekolah di wilayah dengan risiko rendah virus korona atau zona kuning. Namun, mekanisme pembukaan sekolah ini masih digodok.
 
"Menyangkut sekolah, Gugus Tugas hanya rekomendasikan untuk sekolah di zona hijau. Tapi, kami sedang memikirkan permintaan masyarakat agar zona kuning pun diizinkan," kata Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Letnan Jenderal (Letjen) Doni Monardo di Istana Negara, Jakarta Pusat, Senin, 13 Juli 2020.
 

(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif