Tiga motor listrik UBL dipamerkan dalam IIMS 2021. Foto: Dok Humas UBL.
Tiga motor listrik UBL dipamerkan dalam IIMS 2021. Foto: Dok Humas UBL.

Tiga Motor Listrik Buatan UBL Mejeng di IIMS Hybrid 2021

Pendidikan Pendidikan Tinggi Perguruan Tinggi Kendaraan Listrik
Arga sumantri • 26 April 2021 14:20
Jakarta: Universitas Budi Luhur (UBL) memamerkan karya kendaraan listrik dalam ajang Indonesia Internasional Motor Show (IIMS) 2021 di Jiexpo Kemayoran, Jakarta Pusat. Ada tiga motor listrik yang dipajang, yakni Budi Luhur 40 (BL-40), Budi Luhur Charge Electric Vehicle 01 (BL-CEVO1), dan karya terbarunya Budi Luhur Sport Electric Vehicle 01 (BL-SEVO1).
 
UBL menjadi satu-satunya perguruan tinggi yang memamerkan karyanya di ajang otomotif bergengsi dan terbesar di Indonesia tersebut. Ini merupakan kedua kalinya keikutsertaan UBL di IIMS. Sebelumnya, UBL memamerkan mobil listrik Neo BLITZ.
 
Rektor Universitas Budi Luhur Wendi Usino mengungkapkan motor listrik BL SEV01, sebagai kendaraan yang tidak memiliki emisi gas buang (zero emission) menjadi bukti nyata peran aktif  UBL dalam menunjang program moda transportasi ramah lingkungan. 

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Yang sudah menjadi tren di negara maju sekaligus menjadi komitmen UBL sebagai Sustainable University baik dalam tataran nasional maupun global," ungkap Wendi melalui keterangan tertulis, Senin, 26 April 2021.
 
Motor Listrik BL-SEVO1 telah melaksanakan test ride pertama pada 11 Januari 2021 di Sirkuit Sentul Internasional Sentul, Bogor. Pada pengetesan pertama, Pusat Studi Kendaraan Motor Listrik UBL merasa belum puas karena masih ada beberapa kekurangan di bagian kaki-kaki, seperti gear set, suspensi, ban dan swing arm.
 
Baca: Telkom University Kembali Jadi PTS Terbaik di Indonesia 2021
 
Pada 13 April 2021, motor listrik BL-SEV01 kembali test ride di lintasan balap Sentul, dengan rider alumni Universitas Budi Luhur Muhamad Galih Aji Prakoso. Galih mengaku lebih percaya diri pada test ride kedua karena motor listrik BL-SEVO1 lebih mumpuni.
 
"Benar handling motor listrik jauh lebih baik dari sebelumnya, dan saat melibas tikungan motor listrik stabil untuk dibawa rebah. Baru pertama kali saya mencoba motor listrik sport di lintasan balap dan karya kampus sendiri Universitas Budi Luhur, ini pertama kali di Indonesia," ungkap Galih, yang juga pebalap nasional ini.
 
UBL konsisten mengembangkan kendaraan listrik melalui Pusat Studi Kendaraan Listrik, melalui Fakultas Teknik Elektro. Setelah sukses membuat mobil listrik Neo BLITZ, kini Universitas Budi Luhur konsentrasi ke motor listrik salah satunya BL-SEVO1.
 
Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) Yayasan Pendidikan Budi Luhur Cakti, Kasih Hanggoro, MBA menambahkan walaupun sedang dilanda pandemi covid-19, dosen dan mahasiswa tetap menghasilkan karya. Risetnya pun meliputi pengetesan performa di lintasan balap serta pengujian baterai jarak jauh sampai turing Mandalika. 
 
"Selain itu saya mendukung terus kegiatan penelitian ini, nantinya berguna untuk negara di masa depan," tegas Kasih Hanggoro.
 
Spesifikasi BL-SEV01 didukung dengan motor listrik BLDC 96 Volt dengan tenaga mencapai 16 kW, didukung oleh baterai 48Ah dan controller 96 Volt 200 Ampere. Sepeda motor ini bisa melaju hingga 100 kilometer untuk sekali pengisian baterai, dengan waktu pengisian baterai 4 jam.
 
(AGA)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif