NEWSTICKER
Rektor UI, Ari Kuncoro. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
Rektor UI, Ari Kuncoro. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan

UI Bantah Terapkan Nilai Minimum B untuk Kuliah Daring

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Ilham Pratama Putra • 20 Maret 2020 14:51
Jakarta: Universitas Indonesia (UI) membantah adanya edaran yang berisi pihaknya bakal menerapkan kebijakan pemberian nilai minimum B kepada mahasiswa yang mengikuti kuliah daring. Dalam edaran yang beredar di media sosial itu tertulis, pertimbangan ini diambil, sebab adanya kendala yang dirasakan dosen maupun mahasiswa selama perkuliahan daring.
 
"Edaran tersebut saya bantah," kata Rektor UI, Ari Kuncoro kepada Medcom.id, Jumat 20 Maret 2020.
 
Ari menyebutkan, poin-poin di dalam edaran tersebut merupakan bahan kajian internal. Tujuan kalian internal adalah karena UI ingin mendalami kendala pembelajaran online.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca juga:UI Terapkan Full Kuliah Daring Respons Pandemik Korona
 
"Ini baru kajian internal diskusi berbagai opsi kebijakan," tambah Ari.
 
Ari menyesalkan surat edaran itu muncul mengatasnamakan UI. Ari menyebut pihak yang menyebarkan untuk bertanggung jawab dan berhati-hati.
 
"Hati hati ada undang undang ITE. Ini untuk bahan pengantar diskusi dan bukan kebijakan," tegas Ari.
 
Baca juga:UI: Belajar Daring Hanya Terkendala Mindset
 
Dalam surat yang telah dibantah itu, setidaknya ada tiga kebijakan yang diambil UI dalam masa pandemik virus korona atau coronavirus disease (covid-19). Berikut tiga kebijakan dalam surat tersebut:
 
1. Semua mahasiswa yang mengikuti proses pembelajaran sampai akhir semester, termasuk melaksanakan ujian-ujian dan tugas-tugas lainnya, dapat diberi nilai lulus minimum B.
 
2. Mahasiswa yang mengikuti dan melaksanakan proses pembelajaran dengan sangat baik dan memenuhi semua hal pada poin 1 di atas dapat diberi nilai terbaik.
 
3. Mahasiswa yang melapor kepada dosen pengampu mata kuliah bahwa ia mengalami kesulitan serius untuk mengikuti perkuliahan hingga selesai perlu tetap dipertimbangkan untuk dapat diluluskan.
 
Sebelumnya, Universitas Indonesia (UI) mengubah kegiatan perkuliahan tatap mukanya menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau kuliah daring. Kebijakan tersebut terhitung sejak hari Rabu, 18 Maret 2020 hingga berakhirnya semester genap Tahun Ajaran 2019/2020.
 
Rektor UI, Ari Kuncoro mengatakan, langkah tersebut tertuang dalam butir kelima di Surat Edaran nomor 03/UN2.R/OTL.09/2020 tentangTentang Kewaspadaan dan Pencegahan Penyebaran Infeksi coronavirus disease (covid-19) di Lingkungan Universitas Indonesia. "UI tetap melaksanakan Kegiatan Belajar Mengajar, diubah dari bentuk kuliah tatap muka menjadi Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ)," kata Ari Kuncoro dalam surat edaran yang diterima Medcom.id, Jumat, 13 Maret 2020.
 
Pedoman Penyelenggaraan Pembelajaran Jarak Jauh Selama Masa Pandemik covid-19 menjelaskan secara rinci berbagai bentuk/format PJJ yang dapat diterapkan. "Pimpinan Fakultas dan Program Studi diminta untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan para dosen untuk dapat menyelenggarakan PJJ," kata Ari.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif