Penerimaan Mahasiswa EUE Lewat Jalur Undangan dan Reguler
Kampus Universitas Esa Unggul (UEU). (Foto: Medcom.id/Inten Suhartien).
Jakarta: Kampus swasta tak lagi dianggap sebelah mata, banyak siswa SMA tingkat akhir yang justru mencita-citakan kuliah di perguruan tinggi swasta (PTS). Selain fasilitas, sistem pendidikan dan kurikulum internasional yang diterapkan di PTS jadi alasan kampus swasta banyak diincar.

Universitas Esa Unggul (UEU) salah satunya. Kampus yang berlokasi di Jalan Arjuna Utara No.9, Duri Kepa, Kebon Jeruk, Jakarta Barat itu punya berbagai piihan jalur masuk. UEU menyediakan jalur undangan dan jalur tes reguler yang dibagi dalam empat gelombang.


Layaknya Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), jalur undangan di UEU menyasar pada anak-anak berprestasi. Jalur ini bersifat filantropi karena mengundang siswa-siswi terbaik untuk diberi beasiswa atau potongan biaya masuk sebesar 50 persen.

"Yang kita nilai adalah nilai rapor dan prestasi siswa, minimal di tingkat kabupaten," kata Kepala Biro Marketing Komunikasi UEU Rendy Zubhan Ramadhani saat berbincang dengan Medcom.id, Jakarta.

Jalur undangan di UEU juga menerapkan sistem pemotongan kuota bagi sekolah yang siswanya mundur meski telah diterima sebagai mahasiswa Esa Unggul. Bahkan kedepannya, UEU juga bakal menerapkan pertimbangan dalam mengundang siswa berprestasi di sekolah yang sebelumnya terdapat siswa yang tidak melakukan registrasi ulang.

Namun demikian menurut Rendy, kasus tersebut jarang terjadi. Seringnya siswa berprestasi dari daerah memutuskan untuk berhenti kuliah lantaran terkendala tidak memiliki uang saku.

"Hal tersebut sangat kami sayangkan, walaupun kami memang juga menyediakan beasiswa 100 persen. Tetapi hanya sebatas biaya pendidikan, tidak mencakup biaya hidup dan uang saku," jelasnya.

Sementara untuk jalur masuk reguler, UEU membuka empat gelombang. Pertama pada September-Desember, kemudian Januari-Maret, gelombang tiga pada April-Juni, dan terakhir di Juli-Agustus.

"Dibagi per gelombang karena di tiap gelombang ada potongan-potongan biaya masuk. Misalnya di gelombang pertama (ada potongan masuk) hingga Rp6 juta dan gelombang kedua Rp4 juta, dan seterusnya."

Jalur masuk reguler untuk gelombang pertama menerapkan sistem grade. Bagi siswa yang lulus dengan gradeA, maka siswa tersebut berhak memperoleh beasiswa pendidikan 100 persen.

"Tentu saja dengan serangkaian seleksi yang cukup ketat. Ada sebanyak 0,5 persen mahasiswa UEU mendapat beasiswa pendidikan 100 persen dari pihak kampus," tutup Rendy.




(HUS)