Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti mendorong siswa tak hanya menghabiskan waktu dengan bermain handphone. Siswa diminta mencari kegiatan bermanfaat.
"Gunakan waktu semaksimal mungkin untuk melaksanakan kegiatan yang bermanfaat. Jangan menghabiskan waktu bermain gawai," kata Mu'ti saat ditemui di Jakarta, Sabtu, 14 Maret 2026.
Mu'ti meminta para siswa memperhatikan durasi menatap layar atau screen time. Menurutnya, durasi screen time yang berlebihan tidak baik untuk kesehatan.
"Perhatikan screen time. Jangan terlalu banyak terpapar oleh screen. Karena itu tidak sehat untuk mata dan juga kalau mengakses informasi yang tidak berguna juga bisa tidak sehat untuk pikiran kita," ujar dia.
Mu'ti menganjurkan siswa memperbanyak silaturahmi ketimbang asyik bermain handphone, baik ke rumah keluarga atau rumah teman.
"Jadi, gunakan untuk kegiatan bermanfaat. Manfaatkan untuk ya berkunjung bersilaturahim ke rumah teman, ke rumah famili. Karena itu yang bisa membuat kita mengisi kegiatan yang lebih baik," tutur dia.
Libur sekolah Lebaran 2026 diatur dalam Surat Edaran Bersama (SEB) Tiga Menteri yang ditandatangani Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) bersama Menteri Agama (Menag) dan Menteri Dalam Negeri (Mendagri).
SEB ini dapat menjadi pedoman bagi pemerintah daerah hingga satuan pendidikan. Nah, seperti apa jadwal libur sekolah Lebaran 2026? Simak tanggal berikut ini:
Jadwal Libur Sekolah Lebaran 2026
Berdasarkan SEB tersebut, libur sekolah untuk momen Idulfitri ditetapkan dalam dua periode utama, yakni:Periode Pertama:
- Selasa, 17 Maret 2026
- Rabu, 18 Maret 2026
- Kamis, 19 Maret 2026
- Jumat, 20 Maret 2026
Periode Kedua:
Senin, 23 Maret 2026Selasa, 24 Maret 2026
Rabu, 25 Maret 2026
Kamis, 26 Maret 2026
Jumat, 27 Maret 2026
Selama periode ini, siswa diharapkan dapat memanfaatkan waktu dengan sebaik-baiknya untuk bersilaturahmi dan mempererat tali persaudaraan bersama keluarga. Kegiatan belajar mengajar di sekolah akan kembali dilaksanakan secara normal mulai 30 Maret 2026.
Skema pembelajaran selama Ramadan 2026
Selain libur Lebaran, SEB juga mengatur alur pembelajaran selama bulan Ramadan agar tetap berjalan kondusif. Berikut tanggal-tanggal penting yang perlu diperhatikan:1. Pembelajaran dari Rumah (18–21 Februari 2026)
Pada periode ini, siswa melaksanakan pembelajaran mandiri di lingkungan keluarga atau tempat ibadah. Penugasan yang diberikan oleh satuan pendidikan dirancang agar bersifat sederhana, menyenangkan, tidak membebani, serta meminimalisir penggunaan gawai dan internet.2. Pembelajaran di Sekolah (23 Februari–14 Maret 2026)
Kegiatan akademik dilaksanakan secara tatap muka di sekolah/madrasah. Selama periode ini, pihak sekolah juga dianjurkan untuk mengadakan kegiatan yang meningkatkan iman dan takwa, akhlak mulia, kepemimpinan, serta kepedulian sosial bagi para siswa.Pemerintah mengimbau agar satuan pendidikan dan pemerintah daerah menjadikan SEB ini sebagai pedoman utama dalam menyusun kalender pendidikan di wilayah masing-masing. Bagi orang tua dan siswa, pastikan untuk selalu memantau pengumuman dari pihak sekolah, karena terkadang terdapat penyesuaian teknis di tingkat daerah.
Dengan mengetahui jadwal ini sejak jauh-jauh hari, diharapkan rencana mudik atau liburan keluarga dapat disusun dengan lebih matang sehingga tidak mengganggu hak belajar siswa di sekolah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News