Mendikbud Nadiem Makarim (kanan) dan Menko PMK, Muhadjir Effendy (kiri) usai Salat Jumat Bersama. Foto: Kemendikbud/BKLM
Mendikbud Nadiem Makarim (kanan) dan Menko PMK, Muhadjir Effendy (kiri) usai Salat Jumat Bersama. Foto: Kemendikbud/BKLM

Keraguan Publik Pada Nadiem Harus Dijawab dengan Kinerja

Pendidikan Kabinet Jokowi-Maruf
Intan Yunelia • 25 Oktober 2019 16:05
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy tidak meragukan kualitas dari Mendikbud baru, Nadiem Anwar Makarim. Keraguan publik harus dijawab dengan kinerja.
 
Enggak itu (tidak diragukan). Dulu di awal saya juga di-bully. Justru itu saatnya untuk Pak Mendikbud membuktikan bahwa beliau bisa melakukan, tidak seperti yang dilakukan orang semua,” kata Muhadjir usai melaksanakan Salat Jumat di Masjid Baitut Tholibin, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta, Jumat 25 Oktober 2019.
 
Menurut Muhadjir, sosok Nadiem yang bukan berlatar belakang sektor pendidikan tidak perlu dipersoalkan. Ia meyakini, presiden punya alasan dan strategi saat memilih sosok mantan bos Gojek itu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saya selalu katakan bahwa presiden itu sama dengan manajer sepak bola, hanya saja lapangan lebih luas dan medannya lebih kompleks. Dan perubahan strategi, karena Pak Presiden sedang melakukan perubahan strategi dari periode pertama ke periode kedua,” ujar Muhadjir.
 
Kemendikbud ke depan butuh sosok visioner dan progresif dengan semangat jiwa muda. Ide-ide brilian Nadiem membesarkan Gojek diharapkan ditularkan ke sektor pendidikan di Tanah Air.
 
Nah setelah periode kemarin beliau menggunakan strategi konsolidasi dan defensif, sekarang waktunya untuk menggunakan strategi menyerang. Lah untuk menyerang itu kan tentu saja dibutuhkan pemain-pemain yang punya karakter menyerang. Kalau mau strategi defensif dibutuhkan pemain yang memang tangguh di bidang pertahanan,” paparnya.
 
Dengan strategi baru itu, memang dibutuhkan sosok-sosok yang masih segar dan muda dengan terobosan-terobosan kebijakan. Paket lengkap itu ada di dalam pribadi Nadiem Makariem.
 
“Cirinya strategi menyerang itu pilih pemain yang lincah, energinya penuh, tingkat kecepatan tinggi dan itu ada di Bang Nadiem,” pungkasnya.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif