Ilustrasi kuliah. Medcom.id
Ilustrasi kuliah. Medcom.id

Simak Syarat Perguruan Tinggi dan Mahasiswa Ikut Program ICT 2022

Pendidikan pendidikan Beasiswa Kemendikbudristek
Ilham Pratama Putra • 06 Mei 2022 15:53
Jakarta: Mahasiswa di seluruh Indonesia berkesempatan mengambil program studi (prodi) yang sama atau lintas prodi di universitas luar negeri yang menjadi mitra kampusnya. Hal itu bisa terealisasi lewat Program Transfer Kredit Internasional (ICT) 2022.
 
Perguruan tinggi dapat mengirimkan maksimal enam mahasiswa ke perguruan tinggi mitra untuk studi selama satu semester. Mahasiswa akan mendapat bantuan biaya
 
Mahasiswa yang tertarik bisa mendaftar dengan mengirimkan propsal. Nantinya, proposal bakal diseleksi oleh perguruan tinggi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Adapun Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) menetapkan sejumlah syarat untuk ikut Program ICT 2022:

Berikut persyaratan pelaksanaan program ICT 2022:

1. Persyaratan umum

  1. Perguruan tinggi peserta adalah perguruan tinggi akademik/non-vokasi di lingkungan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
  2. Perguruan tinggi tidak menyelenggarakan program dan kegiatan yang bertentangan dengan kebijakan dan aturan yang digariskan oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi
  3. Perguruan tinggi telah memiliki Kantor Urusan Internasional (KUI) atau unit sejenis
  4. Perguruan tinggi hanya diperbolehkan melaksanakan program dengan perguruan tinggi mitra di luar negeri yang telah memiliki Nota Kesepahaman (Memorandum of Understanding) atau Perjanjian Kerja Sama (Memorandum of Agreement)
  5. Kredit yang ditransfer dapat berupa kombinasi mata kuliah, tugas akhir, praktik kerja lapangan/industri (magang), dan/atau praktik pengalaman lapangan
  6. Jumlah kredit yang diperoleh mahasiswa setara dengan 6 sampai dengan 20 sks
  7. Program Transfer Kredit Internasional dilaksanakan secara daring atau luring.

2. Persyaratan Khusus

  1. Program studi peserta berstatus aktif dan terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) atau Lembaga Akreditasi Mandiri (LAM) minimal B atau sebutan lain yang setara sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku
  2. Program studi peserta wajib mengakui seluruh kredit yang telah ditempuh oleh mahasiswa peserta program Transfer Kredit Internasional pada program studi di perguruan tinggi mitra di luar negeri

3. Persyaratan mahasiswa

Mahasiswa calon peserta program Transfer Kredit Internasional diseleksi oleh perguruan tinggi dan/atau program studi pengusul dengan ketentuan sebagai berikut:
  1. Mahasiswa program Sarjana (S1) dan Pascasarjana (S2 dan S3) berkewarganegaraan Indonesia
  2. Mahasiswa minimal semester tiga pada semester berjalan
  3. Terdaftar dan aktif sebagai mahasiswa di PTN atau PTS dan di Pangkalan Data  Pendidikan Tinggi (PDDikti)
  4. Memiliki sertifikat TOEFL dengan skor minimum 500 atau IELTS minimum 6.0. atau sertifikat kemampuan bahasa Inggris dan bahasa asing lainnya yang setara
  5. Surat penerimaan dari perguruan tinggi mitra di luar negeri/Letter of Acceptance (LoA)
  6. Mahasiswa tidak sedang menerima bantuan serupa dari Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Sobat Medcom yang tertarik dengan program ini sudah bisa mendaftar. Perguruan tinggi sudah dapat mengajukan proposal daring melalui https://bit.ly/UnggahProposal-ICT2022.
 
Baca: Mau Daftar Transfer Kredit Internasional? Perhatikan Mekanisme Seleksi ICT 2022
 
(REN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif