Ketua LTMPT Mohammad Nasih. Zoom
Ketua LTMPT Mohammad Nasih. Zoom

Dua Kelompok Siswa Ini Diimbau Tak Ikut SNMPTN/SBMPTN

Pendidikan Pendidikan Tinggi Penerimaan Mahasiswa Baru UTBK Perguruan Tinggi SNMPTN/SBMPTN 2021
Ilham Pratama Putra • 04 Januari 2021 14:40
Jakarta: Siswa yang memiliki rencana studi ke Sekolah Tinggi Akuntansi Negara (STAN) maupun sekolah kedinasan lainnya, diharapkan tidak mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) maupun Ujian Tulis Berbasis Komputer-Seleksi Bersama Masuk PTN (UTBK-SBMPTN). Sebab, siswa tersebut hanya akan menutup kesempatan peserta lain yang benar-benar ingin masuk PTN.
 
"Jadi ada pengertian sedikit dari kawan-kawan yang inginnya di kedinasan tidak perlu ambil SNMPTN, kasihan mereka yang lainnya," ujar Ketua Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) Mohammad Nasih dalam Peluncuran SNMPTN dan UTBK-SBMPTN secara virtual, Senin, 4 Januari 2021.
 
Imbauan serupa juga berlaku bagi siswa yang ingin melanjutkan studi ke luar negeri. Pasalnya, jika mereka mendaftar, dan dinyatakan diterima kemudian tidak jadi mengambil bangku tersebut, maka sama saja menutup kesempatan peserta lain.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Ini Tahapan Pendaftaran UTBK-SBMPTN 2021
 
"Kasihan kalau nanti sudah diterima kemudian keluar, kami tidak bisa menggantikannya dan atau kawan-kawan yang sebenarnya bisa dimasukkan itu kemudian berakibat gagal," sambung Nasih.
 
Nasih mengatakan, LTMPT tidak akan memberikan nilai UTBK-SBMPTN kepada pihak sekolah kedinasan. Sekolah kedinasan juga tidak akan meminta persyaratan nilai UTBK-SBMPTN.
 
"Bahwa tidak ada nilai UTBK yang bisa kita kirimkan untuk yang bersangkutan, ke sekolah kedinasan tersebut," terangnya.
 
Pun jika akhirnya, peserta dengan tujuan STAN atau sekolah kedinasan itu keluar disaat telah diterima SNMPTN atau SBMPTN, maka akan merugikan pihak PTN. Kampus akan kekurangan kuota mahasiswa dari SNMPTN ataupun SBMPTN.
 
"Tentu kami merasa dirugikan di perguruan tinggi, karena disaat sudah masuk ternyata kami ditinggal pergi begitu saja, sehingga akan berdampak pada proses lanjutannya," tutup rektor Universitas Airlangga itu.
 
(AGA)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif