Penanganan Persoalan Lansia Perlu Sentuhan Perguruan Tinggi
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara, Meilani Kumala, Medcom.id/Citra Larasati.
Jakarta:  Berbeda dengan perguruan tinggi pada umumnya, Universitas Tarumanagara menjadikan bidang lanjut usia (lansia) sebagai unggulan dari fakultas kedokterannya. Tidak hanya sebatas pengobatan bagi lansia, namun juga bagaimana kualitas hidup dan menyusun manajemen lansia secara komprehensif.

"Pada prinsipnya kampus kami memang memberikan perhatian terhadap lansia, tidak hanya di fakultas kedokteran, tapi juga melalui semua program studi (prodi)," kata Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Tarumanagara, Meilani Kumala, di Jakarta, Minggu, 28 Oktober 2018.


Menurutnya, penanganan persoalan lansia di Indonesia membutuhkan sentuhan keilmuan, salah satunya dari perguruan tinggi.  Namun sayangnya, belum banyak perguruan tinggi yang memberi perhatian untuk itu.

"Padahal, populasi masyarakat lansia terus meningkat," ungkap Meilani.

Sementara kondisi lansia secara umum, sudah banyak memiliki gangguan kesehatan.  Jika kondisi ini tidak segera ditangani, tentu saja akan berdampak pada gangguan kesehatan, bahkan dampak sosial dan ekonomi yang lebih luas.

"Untuk itu, kami menekankan agar kualitas hidup lansia lebih baik.  Terutama dari sisi pencegahan, sampai tata laksananya kami pelajari," terang dia.

Baca: Veteran Akan Ikut Melatih Guru

Pencegahan, kata Meilani, terintegrasi dengan bidang kedokteran yang lain.  Karena kualitas hidup lansia ditentukan juga oleh kualitas hidupnya di saat muda, bahkan saat ia masih bayi yang baru dilahirkan.

"Lansia itu kan proses kehidupan kita, itu dimulai dari lahir. Tapi sering tidak terkaver tentang bagaimana lansia tetap hidup sehat, itu sebenarnya dimulai dari tahapan hidup sebelumnya," terangnya.

Sedangkan jika sudah terlanjur sakit di usia tua, maka juga diupayakan agar tidak terlalu parah.  Sejumlah penelitian tentang lansia juga dilakukan oleh mahasiswa maupun dosen Untar.

Kekhasan bidang lansia itu juga, yang membuat Untar kerap mengirim mahasiswanya untuk turun langsung ke panti wreda.  "Kami buat tips-tips terpadu lansia, diterapkan di panti wreda.  Bagaimana preventifnya, penyakitnya, gizi, rehabilitasi, kami juga melakukan berbagai penelitian," sebutnya 




(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id