Mendikbud, Muhadjir Effendy (tengah) saat memberi materi di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) di Yogyakarta, Medcom.id/Patricia Vicka.
Mendikbud, Muhadjir Effendy (tengah) saat memberi materi di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) di Yogyakarta, Medcom.id/Patricia Vicka.

UN Susulan Disiapkan untuk Sekolah Terdampak Bencana

Pendidikan ujian nasional
Patricia Vicka • 26 Maret 2019 11:25
Yogyakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Muhadjir Effendi menegaskan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di lokasi terdampak bencana tetap mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK). Jika masih ada siswa terdampak bencana yang belum ikut UN, maka tetap disiapkan UN susulan.
 
Muhadjir mengatakan berdasarkan laporan yang ia terima hingga Senin siang, 25 Maret 2019, seluruh siswa SMK di lokasi bencana sudah mengikuti UNBK. "Setahu saya sampai sekarang semuanya (SMK di lokasi bencana) ikut (UNBK),"tegas Muhadjir usai memberi materi di Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan (P4TK) di Yogyakarta, Senin 25 Maret 2019.
 
Namun pihaknya akan memastikan ulang pelaksanaan UNBK ke kepala daerah di lokasi bencana. Jika ada SMK yang belum bisa mengadakan ujian, Kemendikbud akan mengadakan ujian susulan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kalau ada yang tidak ikut UNBK, bisa ada UNBK tambahan lagi. Luwes (fleksibel) saja kita,"kata dia.
 
Baca:1,53 Juta Siswa SMK Ikut Ujian Nasional
 
Namun Kemendikbud belum bisa memutuskan kapan ujian susulan akan dilakukan. Berdasarkan catatan kemendikbud, 91% SMK sudah mengikuti UN menggunakan komputer
 
Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Baskara Aji memastikan seluruh SMK di wilayah terdampak bencana longsor dan banjir mengikuti UNBK.
 
"Sekolah yang kena banjir di Gunung Kidul, Bantul dan Kulon Progo ikut UNBK. Misalnya di SMK Tanjung Sari Gunung Kidul. Komputer tidak kena banjir dan bisa dipakai. Karena ada di lantai dua,"jelasnya.
 
Bencana banjir dan longsor melanda beberapa wilayah di DIY pada Minggu, 17 Maret 2019. Bencana terjadi karena hujan lebat yang mengguyur seharian. Akibat bencana ini sebanyak 15 sekolah rusak. Kegiatan belajar mengajar sempat terhenti beberapa hari.
 
Selain itu banjir bandang juga melanda wilayah distrik Sentani, Jayapura Papua pada Sabtu 16 Maret 2019. Banjir ini membuat ratusan rumah, delapan sekolah dan puluhan fasilitas umum di Sentani rusak parah.

 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif