Unisma Tuan Rumah Monev PHBD 2018
Dokumentasi Humas Unisma.
Jakarta:  Universitas Islam Malang (UNISMA) jadi tuan rumah penyelenggaraan Monitoring dan
Evaluasi (monev) Program Hibah Bina Desa (PHBD) Tahun 2018 untuk wilayah Malang.

PHBD merupakan sebuah program yang diselenggarakan oleh Direktorat Jenderal Pembelajaran
dan Kemahasiswaan (Belmawa) Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi (Kemenristekdikti).  Kegiatan Monev PHBD 2018 untuk wilayah Malang bertempat di Kampus Universitas Islam Malang.


Acara ini diikuti oleh empat Tim PHBD dari tiga perguruan tinggi yang sudah terseleksi. Dari Unisma (satu tim), Universitas Brawijaya (dua tim), Universitas Negeri Malang (satu tim). Acara ini berlangsung pada Senin-Rabu (5-7/11), di Ruang Seminar KH. Hasyim Asyari, Gedung Utsman bin Affan, Lantai 7.

Badat Muwakhid selaku Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Universitas Islam Malang (Unisma) mengatakan, bahwa Program PHBD merupakan salah satu program pengembangan kreativitas mahasiswa yang menjadi perhatian lebih dari pihak kampus. "PHBD ini diharapkan mampu menumbuhkan rasa peduli kepada masyarakat di desa agar terbangun desa binaan yang aktif, mandiri. berwirausaha, dan sejahtera," kata Badat dalam siaran pers yang diterima Medcom.id, di Jakarta, Kamis, 8 November 2018.

Baca: Unisma Gelar Hari Santri Nasional

PHBD dapat menjadi media pembelajaran bagi mahasiswa untuk melakukan pemberdayaan bagi masyarakat.  Dengan program PHBD, maka mahasiswa dapat mengaplikasikan ilmu yang sudah
dipelajari di bangku kuliah. Harapannya dapat dikomunikasikan dalam kehidupan masyarakat
secara riil.

"Masyarakat juga dapat inputilmu untuk menjadi masyarakat yang lebih berdaya,” ujar Badat.

Sementara itu, Tipri Rose Kartika, Ketua Tim Pemonev PHBD menegaskan, pemerintah dalam hal ini Belmawa Kemenristekdikti ingin membangun kerja sama yang baik antara mahasiswa, perguruan tinggi, pemerintah daerah, swasta dan masyarakat.  "Khususnya yang tinggal di pedesaan," ungkapnya.

Kemenristekdikti memberi kesempatan kepada mahasiswa untuk berperan aktif dalam pembangunan, melalui program pengabdian kepada masyarakat. Ilmu yang diperoleh mahasiswa harus disalurkan ke masyarakat.

”Diharapkan pada program tahun depan, semakin banyak mahasiswa yang mengikuti program ini. Juga mengajukan proposal program yang bisa memberdayakan dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia,” ungkapnya.



(CEU)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id