Ilustrasi pendidikan. Medcom.id/M Rizal
Ilustrasi pendidikan. Medcom.id/M Rizal

Muhammadiyah Belum Putuskan Mundur dari Organisasi Penggerak

Pendidikan Kebijakan pendidikan Merdeka Belajar
Cindy • 29 Juli 2020 21:00
Jakarta: Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah belum mengambil keputusan terkait keikutssertaan dalam pelaksanaan Program Organisasi Penggerak (POP). Keputusan untuk mundur atau terlibat dalam program Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan itu masih perlu dirundingkan.
 
"Belum ada keputusan. Pernyataan Pak Kasiyarno (Ketua Majelis Penididikan Dasar dan Menengah (Dikdasmen) Muhammadiyah) personal dan kami apresiasi itu," ucap Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti, dalam Primetalk Metro TV, Rabu, 29 Juli 2020.
 
PP Muhammadiyah akan menggelar rapat bersama dengan Majelis Dikdasmen Muhammadiyah serta Majelis Pendidikan Tinggi Penelitian dan Pengembangan (Diktilitbang) Muhammadiyah. Pihaknya akan mengkaji dan mengevaluasi program sebelum memutuskan untuk ikut serta dalam POP.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: KPK Undang LP Ma'arif NU Terkait POP Kemendikbud
 
Dia menyebut teknis penyelenggaraan pelatihan POP akan sulit dilakukan selama pandemi covid-19 (korona). Sebab pelatihan tak dapat melibatkan massa dalam jumlah besar dengan intensitas waktu lama.
 
"Kita juga tidak bisa face-to-face. Kalau ini dipaksakan secara timing juga mepet, kegiatan belajar mengajar akan kembali efektif Agustus dan September ini," ujar Abdul.
 
Menurut dia, guru-guru yang terlibat dalam program akan kesulitan mengikuti pelatihan. Sebab mereka harus kembali melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
 
"Secara timing dan teknis agak sulit kalo dilaksanakan tahun ini," kata Abdul.
 

(SUR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif