Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT, Budi Prasetyo. Foto: Instagram @osc_medcom
Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT, Budi Prasetyo. Foto: Instagram @osc_medcom

LTMPT Beberkan Penyebab 'Macetnya' Data KIP Kuliah Alumni Madrasah

Pendidikan beasiswa osc SNMPTN/SBMPTN 2020
Ilham Pratama Putra • 09 Juni 2020 09:09
Jakarta: Lembaga Tes Masuk Perguruan Tinggi (LTMPT) mengeluhkan tidak terintegrasinya data siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan yang (Kemendikbud) yang membawahi sekolah umum dengan Kementerian Agama (Kemenag) untuk sekolah madrasah.
 
Persoalan sinkronisasi data inilah yang menjadi akar persoalan sulitnya alumni Madrasah Aliyah gap year (lulusan tahun sebelumnya yang tidak langsung kuliah) saat menautkan nomor pendaftaran KIP Kuliahnya di pendaftaran Ujian Tulis Berbasis Komputer dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2020.
 
Ketua Pelaksana Eksekutif LTMPT, Budi Prasetyo meluruskan, bahwa pada prinsipnya LTMPT tidak memiliki kewenangan untuk mengurus pendaftaran KIP Kuliah.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"KIP Kuliah itu sekali lagi saya tegaskan, pendaftarannya bukan di LTMPT, tapi di Pusat Pelayanan Pembiayaan Pendidikan Kemendikbud. Untuk kasus adik-adik alumni Madrasah Aliyah angkatan 2018 dan 2019 ini memang sedikit agak rumit, karena yang bersangkutan harus konfirmasi NISN (Nomor Induk Siswa Nasional) dan NPSN (Nomor Pokok Sekolah Nasional) dan sebagainya dulu," terang Budidalam live Instagrambertema UTBK-SBMPTN di Era Pandemi yang disiarkan di akun @osc_medcom, Senin 8 Juni 2020.
 
Baca juga:KIP Kuliah Terkendala, Pendaftaran UTBK Alumni Madrasah Terhambat
 
Untuk diketahui, kata Budi, basis data siswa yang digunakan LTMPT sampai saat ini merujuk pada Data pokok pendidikan (Dapodik) milik Kemendikbud. Sehingga seharusnya, pihak Kemenag melalui direktorat Pendidikan Islam (Pendis) lebih pro aktif untuk berkoordinasi soal data siswanya ini dengan dapodik Kemendikbud.
 
Termasuk yang menjadi sumber masalah lain adalah, Kemendikbud dan Kemenag sama-sama mengelola KIP Kuliah. Sehingga ketika siswa lulusan madrasah ingin mendaftar di Perguruan Tinggi Negeri (PTN) non-PTKIN (Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri ) seharusnya mendaftarkan KIP Kuliahnya di Kemendikbud.
 
Sebaliknya, jika lulusan madrasah ingin mendaftar di PTKIN yang berada di bawah Kemenag, maka pendaftaran KIP Kuliahnya langsung ke Kemenag.
 
"Mohon maaf, Kami (LTMPT) sampai detik ini agak kecewa, integrasi data antara Kemenag dan Kemendikbud ini tidak baik atau tidak mulus. Harusnya data di Dapodik dan data Pendis itu semua koordinasikan ke kita (LTMPT)," kata Budi.
 
Dia meminta Pendis Kemenag agar lebih proaktif menyampaikan data lulusan MA-nya. Hal ini untuk mengantisipasi banyaknya lulusan Madrasah Aliyah yang akan mendaftar di PTN non-PTKIN setiap tahunnya.
 
"Atau mungkin tahun depan kalau tidak bisa terintegrasi, dipisah sekalian saja. Karena yang kena Kita (LTMPT) terus," ujar Budi melempar canda.
 
Dia berharap masalah integrasi data ini cepat selesai. Agar semua siswa yang berhak mendapatkan KIP Kuliah dapat terdata dengan baik.
 
"Nanti Pendis berkoordinasi dengan Dapodik Kemendikbud, karena data detik per detik kita berhubungannya dengan Dapodik. Kalau data selesai di Dapodik, maka di Kami juga akan selesai," tandas Budi.
 
Menurutnya, masih ada waktu yang cukup untuk menyelesaikan permasalahan data tersebut. Pendaftaran UTBK-SBMPTN sendiri baru akan berakhir pada 20 Juni 2020 mendatang.
 
"Waktunya masih panjang semoga kami bisa input semua. Antara Kemenag, Kemendikbud dan tim IT LTMPT pun sudah ada grup Whatsapp-nya. Sehingga kalau ada masalah akan dibahas dan diselesaikan di situ, agar tidak ada yang dirugikan," tutur Budi.
 
Sebelumnya,Aliansi Alumni Aliyah Pejuang KIP Kuliah (A3PK) mendesak Kemendikbud dan Kemenag untuk menyelesaikan permasalahan alumni Madrasah Aliyah (MA) terkait kegagalan penautan nomor pendaftaran KIP Kuliah di laman LTMPT.
 
Menurut A3PK, permasalahan ini sangat mengganggu proses pendaftaran mereka di Ujian Tulis Berbasis Komputer dan Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UTBK-SBMPTN) 2020. .
 
"Masalah ini mayoritas dihadapi calon mahasiswa gap year (lulusan tahun sebelumnya yang tidak langsung mendaftar kuliah) Madrasah Aliyah negeri maupun swasta," kata salah satu perwakilan A3PK, Teuku Mukhlisin dalam keterangannya, Senin, 8 Juni 2020.
 
Ketika hendak menautkan nomor pendaftaran KIP Kuliah ke akun LTMPT, muncul peringatan di kolom berwarna merah muda di laman LTMPT yang bertuliskan "ID useryang terdaftar di KIP Kuliah tidak sama.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif