Mendikbud, Nadiem Makarim. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan
Mendikbud, Nadiem Makarim. Foto: Medcom.id/Muhammad Syahrul Ramadhan

Menteri Pendidikan di Luar Negeri Terkejut Ada Subsidi Kuota Internet

Pendidikan Virus Korona Pembelajaran Daring Subsidi Kuota
Ilham Pratama Putra • 26 Oktober 2020 19:19
Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) memberikan bantuan subsidi kuota internet kepada pelajar dan tenaga pendidik dalam menjalankan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) daring saat pandemi covid-19. Program bantuan kuota internet ini ternyata menarik perhatian mata dunia.
 
Mendikbud Nadiem Makarim menyebut, sejumlah menteri pendidikan di luar negeri banyak yang terkejut melihat program tersebut. Nadiem mengaku program tersebut meenjadi inovasi kelas dunia di masa pandemi covid-19.
 
"Banyak sekali menteri-menteri pendidikan luar negeri lainnya sangat terkejut dan tertarik bagaimana program pembagian pulsa kuota ini. Mereka melihat ini sebagai inovasi di bidang penanganan covid-19 dunia," ujar Nadiem dalam Webinar Cerita di Kemenkeu Mengajar, Senin, 26 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Nadiem menyebutkan, program subsidi ini lahir atas kerja sama dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Menurutnya, program ini telah berjalan dengan cepat dan tepat.
 
"Kami melakukan ini dalam empat sampai lima minggu. Belum pernah kita melakukan distribusi sampai 40 juta nomer, lewat nomer hp seperti ini, yang itu cepat terdistribusi," terangnya.
 
Baca juga:Rapor Pendidikan: PJJ Nilai 55, Penghapusan UN Dapat 100
 
Hingga saat ini, Nadiem mengaku jika subsidi kuota telah tersalurkan sebesar 85 persen kepada warga pelajar dan tenaga pendidik. Sedangkan untuk yang belum mendapatkan bantuan Nadiem terus mengupayakan penyalurannya.
 
"Tentunya program ini harus selalu kita sempurnakan. Karena masih ada anak yang belum mendapat kuota. Tapi prosesnya jelas dia harus ke kepala sekolah untuk mengoreksi nomer yang tidak ada," sebutnya.
 
Atas capaian itu pula Nadiem berharap, program ini bisa menjadi inspirasi dan inovasi sebagai bentuk penyaluran bantuan sosial. Bukan tidak mungkin ke depan bantuan sosial juga dapat disalurkan melalui nomor ponsel.
 
"Mungkin Bu Menkeu (Sri Mulyani) bisa melihat ini sebagai inovasi. Kalau kita bisa melihat ada digital wallet (dompet digital) dalam nomer ini, ini bisa menjadi pola distribusi bantuan sosial yang luar biasa karena kecepatannya," tutup Nadiem.

 
(CEU)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif