Mendikbud, Nadiem Makarim. Foto: Zoom
Mendikbud, Nadiem Makarim. Foto: Zoom

Sekolah Cikal Akhirnya Menghibahkan Merdeka Belajar untuk Kemendikbud

Pendidikan Merdeka Belajar
Citra Larasati • 14 Agustus 2020 14:33
Jakarta: Sekolah Cikal akhirnya menyatakan akan menghibahkan merek dagang Merdeka Belajar yang telah terdaftar di Kemenkumham atas namanya untuk Kemendikbud tanpa biaya kompensasi apapun.
 
Sikap ini ditegaskan Sekolah Cikal setelah persoalan Merdeka Belajar yang didaftarkan sebagai merek dagang ini menuai polemik di tengah masyarakat. Masyarakat serta pemangku kepentingan di dunia pendidikan mengaku khawatir, merek dagang milik perusahaan swasta yang kemudian digunakan sebagai nama program pemerintah ini dapat berujung pada komersialisasi pendidikan.
 
"Sekolah Cikal sudah siap untuk menghibahkan merek dagang dan jasa dari nama Merdeka Belajar kepada Kemendikbud tanpa biaya dan kompensasi apapun," kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim, dalam Webinar 'Merdeka Belajar', Jumat, 14 Agustus 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurut Nadiem, pendidikan merupakan tanggung jawab bersama, untuk itu Kemendikbud mengapresiasi semangat gotong royong dan kekeluargaan yang ditunjukkan dan dikedepankan Sekolah Cikal. "Kemendikbud memberikan apresiasi pada Ibu Najelaa selaku perwakilan Cikal, yang akan menghibahkan hak merek Merdeka Belajar kepada Kemendikbud," terangnya.
 
Baca juga:Sekolah Cikal Patenkan 'Merdeka Belajar', Ini Jawaban Najelaa Soal Royalti
 
Nadiem juga mengapresiasi Sekolah Cikal yang selama ini sudah menggerakkan Komunitas Guru Belajar selama bertahun-tahun dan bergotong royong untuk terus mengembangkan dunia pendidikan indonesia. "Selanjutnya, baik Sekolah Cikal maupun pihak lain tetap bisa menggunakan Merdeka Belajar tanpa kompensasi selama dengan kepentingan pendidikan dan sesuai ketentuan yang berlaku," tegas Nadiem.
 
Setelah ini, Nadiem berharap semua pihak kembali fokus untuk melanjutkan misi dan semangat Merdeka Belajar yang terinspirasi dari filosofi Bapak Pendidikan Indonesia, Ki Hadjar Dewantara. Filosofi yang mendorong terciptanya ekosistem pendidikan nasional yang saling mendukung atas asas gotong royong dalam menghadirkan iklim inovasi, sehingga mampu menghasilkan SDM yang unggul dan berkarakter.

 
Dalam kesempatan yang sama, Pendiri Sekolah Cikal, Najelaa Shihab mengatakan, pada dasarnya penggunaan nama Merdeka Belajar oleh Kemendikbud maupun pihak-pihak lain selama untuk kepentingan pendidikan dan ilmu pengetahuan sudah dibebaskan oleh pihaknya sejak awal. Namun diakuinya, hal tersebut harus diperkuat dalam sebuah langkah dan komitmen yang lebih konkrit.
 
"Untuk memperkuat hal tersebut, berdasarkan masukan berbagai pihak, maka kami putuskan untuk menghibahkan merek dagang dan jasa (Merdeka Belajar) kepada Kemendikbud," kata Najelaa.
 
Namun Najelaa menegaskan, bahwa pengalihan atas merek Merdeka Belajar tidak berarti bahwa Cikal tidak bisa menggunakannya lagi. "Semua pihak yang selama ini juga sudah menggunakan, karena Saya hadir saat ini bukan hanya atas nama Cikal tapi juga komunitas. Guru Belajar, Yayasan Guru Belajar, jaringan sekolah Merdeka Belajar yang selama bertahun-tahun ini juga sudah menginisiasi program-program Merdeka Belajar dalam berbagai bentuk," paparnya.
 
Baca juga:Taman Siswa: Merdeka Belajar Milik Semua Anak Indonesia
 
Dalam hal ini, kata Najelaa, Sekolah Cikap pada dasarnya hanya ingin ikut bergotong royong dalam upayameningkatkan pendidikan Indonesia agar semakin berkualitas. Ia meyakini, dengan kolaborasi antarpihak dapat mewujudkan tercapainya cita-cita bersama.
 
"Sejak pendirian Cikal di awal 1999, pelajar merdeka memang menjadi salah satu kompetensi yang ingin kami tumbuhkan pada setiap murid. Inspirasinya tentu dari tokoh-tokoh pendidikan seperti Ki Hadjar Dewantara," ujar Najelaa.
 
Sebelumnya, nama Merdeka Belajar telah terdaftar di Pangkalan Data Kekayaan Intelektual (PDKI) Kemenkumham pada 22 Mei 2020 lalu. Pendaftaran merek dagang Merdeka Belajar sudah diajukan sejak 1 Maret 2018.
 
Dalam laman PDKI itu dijelaskan jika Merdeka Belajar terdaftar sebagai penamaan untuk bimbingan kejuruan, jasa pengajaran, hingga Jasa penyelenggaraan taman belajar dan bermain. Pemilik dari nama Merdeka Belajar adalah PT Sekolah Cikal, Jalan TB Simatupang, Cilandak, Jakarta Selatan.
 
(CEU)
  • Halaman :
  • 1
  • 2
Read All



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif