Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Nadiem: Mengukur Efektivitas Belajar Daring Butuh Waktu

Pendidikan Pembelajaran Daring Metode Pembelajaran
Ilham Pratama Putra • 14 Mei 2020 16:20
Jakarta: Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mengakui sulit menentukan efektivitas metode pembelajaran jarak jauh (PJJ) yang selama ini dilakukan. Menurutnya, efektivitas belajar daring tak bisa diukur dalam waktu yang singkat.
 
"Kita menerapkan ini dalam dua bulan. Untuk mengukur efektifitasnya tentu membutuhkan waktu yang lebih lama dari itu," kata Nadiem dalam konferensi video, Kamis, 14 Mei 2020.
 
Nadiem menuturkan pembelajaran daring di Indonesia banyak sekali ditemukan kendala. Mulai dari keterbatasan alat pendukung seperti gawai, masalah ekonomi dalam membeli paket data, hingga jaringan yang belum merata ke pelosok maupun wilayah terpencil..

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Namun risiko itu harus kita hadapi, kita harus bisa beradaptasi. Melakukan inovasi mandiri untuk kemampuan menggunakan berbagai alat dan teknologi," jelasnya.
 
Baca:Belajar Daring Masa Depan Dunia Pendidikan
 
Menurut Nadiem, adaptasi inilah yang akan membangun efektivitas pendidikan. Ia meyakini pembelajaran jarak jauh yang dilakukan saat ini akan terasa manfaatnya di masa mendatang.
 
"Efeknya bukan hari ini. Di saat melakukan adaptasi kita semua belajar dan akan menjadi lebih baik dalam teknologi ke depannya," ujar Nadiem.
 
Nadiem mengatakan jika pengembangan teknologi telah menjadi inti program kebijakan dirinya. Kemendikbud siap mendukung guru, siswa dan orang tua dalam meningkatkan kemampuan menggunakan teknologi dan melakukan pembelajaran secara mandiri.
 
"Ini saat yang penting untuk memberikan waktu dan fleksibilitas bagi guru untuk beradaptasi dengan situasi baru ini selama krisis," ungkap dia.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif