Ilustrasi. Medcom.id
Ilustrasi. Medcom.id

Guru Besar: Perilaku Covid-19 Menyulitkan Peneliti Membuat Vaksin

Pendidikan Virus Korona Pendidikan Tinggi
Antara • 20 Mei 2020 14:07
Malang: Guru Besar Biologi Sel Universitas Brawijaya (UB) Malang Sutiman mengungkapkan perilaku virus korona (covid-19) menyulitkan para peneliti membuat vaksin yang bisa digunakan oleh semua orang. Sebab, virus yang telah menyebar ke seluruh dunia itu bermutasi menjadi virus lokal.
 
"Seolah melakukan gerakan anti globalisasi. Perilaku ini menyulitkan orang membuat vaksin atau obat yang orientasinya satu jenis vaksin atau obat untuk semua orang tidak memandang kelokalan," kata Sutiman di Malang, Jawa Timur, Rabu, 20 Mei 2020.
 
Menurut Sutiman, kondisi inilah yang menjadi penghalang utama konsep berpikir industri bidang kesehatan dalam menemukan vaksin atau obat. Akhirnya, konsep yang bisa dikembangkan yakni bukan membunuh virus, melainkan mendukung imunitas agar mampu bertahan dari penyakit.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Misalnya, dengan mengonsumsi jamu. Sutiman menuturkan, jamu sejatinya bukanlah obat untuk penyakit tertentu, karena konsepnya adalah untuk menjaga kualitas hidup. Namun, saat ini jamu dapat dipikirkan daya manfaatnya untuk mengatasi covid-19.
 
Baca:Ciri-ciri Masker Kain yang Baik Menurut Pakar UI
 
Menurut dia, kearifan lokal bangsa Indonesia seolah menemukan momentum untuk menunjukkan eksistensinya yang selama ini terpinggirkan oleh konsep kedokteran modern.
 
Sutiman menambahkan, hal lain yang sangat merepotkan dari covid-19 ialah adanya orang tanpa gejala (OTG) atau orang terinfeksi, namun tidak merasakan simtom sama sekali. Ia mengemukakan sebagian besar populasi adalah OTG. Mereka merasa sehat-sehat saja, sehingga beraktivitas biasa dan berpotensi menularkan ke orang lain.
 
"Kita diuntungkan dengan indeks UV yang tinggi karena virus akan mengalami inaktivasi sehingga jumlah orang terinfeksi tidak setinggi daerah subtropis dengan udara tercemar karena UV tidak berperanan secara nyata," tuturnya.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif