NEWSTICKER
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Selasa, 18 Februari 2020.  Foto: Medcom.id/Antonio
Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, Selasa, 18 Februari 2020. Foto: Medcom.id/Antonio

Pemkot Bekasi Belum Ingin Terapkan SPP Pakai GoPay

Pendidikan Biaya Pendidikan
Antonio • 18 Februari 2020 19:16
Bekasi: Pemerintah Kota Bekasi mengaku belum berencana menerapkan sistem pembayaran Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP) menggunakan layanan GoPay ke sekolah negeri yang ada di wilayahnya. Namun hal tersebut tidak menutup kemungkinan dapat diterapkan di masa mendatang, sepanjang model tersebut tidak menyalahi aturan tata keuangan negara.
 
"Ah itu belum sampai ke sana," kata Wakil Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, di Bekasi, Selasa 18 Februari 2020.
 
Kendati demikian Tri menanggapi, pembayaran SPP menggunakan GoPay sebagai bagian dari tuntutan era disrupsi teknologi saat ini. "Menjadi satu tuntutan kemudahan, praktis dan sebagainya. Kemudian transparansi terkait dengan proses yang ada," ujarnya.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dirinya mengungkap, bukan hanya pembayaran SPP yang saat ini menggunakan dompet digital. Tapi, sejumlah sekolah bahkan telah menerapkan pembelian minuman menggunakan sistem elektronik dengan penawaran harga yang lebih murah.
 
"Persoalan setuju atau tidak (menggunakan GoPay), kalau menurut saya sepanjang itu bisa dipertimbangkan dan dipertanggungjawaban secara tata keuangan negara yang benar, saya setuju saja. Mau pakai credit card atau yang lainnya itu bagian dari prosesnya, alat bantunya,tools-nya, metodenya kalau itu sesuai dengan tata keuangan negara ya tidak jadi masalah," paparnya.
 
Sebelumnya, para orang tua dan wali murid kini dapat membayar Sumbangan Pembinanaan Pendidikan (SPP) dan biaya pendidikan lain seperti buku, seragam, dan kegiatan ekstrakurikuler melalui aplikasi GoPay. Pembayaran SPP melalui aplikasi Gojek tak lagi sebatas meme, namun telah menjadi kenyataan dengan menggunakan fitur GoBills.
 
Saat ini sudah ada sekitar 180 lembaga pendidikan seperti pesantren, madrasah, sekolah dan tempat kursus di Indonesia yang telah terdaftar di GoBills. Hal ini sejalan dengan strategi GoPay untuk tetap menjadi dompet digital terdepan di Indonesia melalui inovasi dan pengembangan fungsi.
 
Di bidang pendidikan, GoPay telah membantu Madrasah Miftahul Akhlaqiyah di Ngaliyan di Semarang, Universitas Tarumanagara dan Universitas Bunda Mulia untuk mengimplementasikan QRIS. Di awal tahun 2019, GoPay juga telah menjadi uang elektronik pertama yang membangun ekosistem nontunai dengan 50 SMK di Jakarta Utara.
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif