Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid. Foto: Medcom/Ilham Pratama Putra
Dirjen Kebudayaan Kemendikbud Hilmar Farid. Foto: Medcom/Ilham Pratama Putra

Kegiatan Budaya Mampu Pulihkan Krisis Ekonomi Pascakorona

Pendidikan kebudayaan Virus Korona
Ilham Pratama Putra • 07 April 2020 20:00
Jakarta: Ekonomi Indonesia merosot selama masa pandemi virus korona (covid-19). Dirjen Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), Hilmar Farid menyebut kegiatan kebudayaan mampu memulihkan kondisi ekonomi negara.
 
"Kalau ada perhatian khusus pada sektor ini, jalan menuju pemulihan dari krisis ini juga kontribusinya juga besar," kata Hilmar dalam konferensi video, Selasa, 7 April 2020.
 
Menurut Hilmar, persepi soal pemulihan ekonomi harus diperluas, bukan sekadar masalah investasi hingga peningkatan ekspor. Sektor ekonomi berbasis kebudayaan dan kreativitas harus mendapat perhatian.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kekayaan budaya intelektual juga harus dapat perhatian," ungkapnya.
 
Baca:Optimalkan Panggung Daring, Pastikan Seniman Tetap 'Mentas'
 
Kemendikbud cukup memberikan perhatian terhadap hal ini. Makanya, upaya memberdayakan kegiatan seni melalui daring terus dilakukan. Kegiatan ini bakal diteruskan usai wabah korona. Ia melihat potensi besar pemberdayaan kegiatan seni via daring.
 
"Karena ini media baru, jadi kita bisa memfasilitasi segala hal gitu ya, kemungkinan-kemungkinan sehingga orang bisa mempunyai alternatif-alternatif untuk berekspresi," ujarnya.
 
Ia tak masalah bila sementara ini siaran seni di dunia maya 'gratisan'. Ia yakin upaya ini mampu menciptakan pasar di masa depan.
 
"Asal promosinya bagus, kualitas mereka juga keren, berani dong kita jual tiket Rp50 ribu. Kalau 200 orang saja sudah bisa Rp10 juta untuk satu kali pertunjukan," ujarnya.
 

(AGA)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif