Wisuda UAI. Foto: Kautsar Widya Prabowo
Wisuda UAI. Foto: Kautsar Widya Prabowo

Program 'Kampus Merdeka'

'Kampus Merdeka' Peluang Rektor Berkreasi

Pendidikan beasiswa osc Pendidikan Tinggi Kampus Merdeka
Muhammad Syahrul Ramadhan • 27 Januari 2020 13:23
Jakarta: Rektor Universitas Al-Azhar Indonesia (UAI), Asep Saefuddin menyebut program 'Kampus Merdeka' Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nadiem Makarim merupakan peluang bagi pimpinan perguruan tinggi (PT) untuk berkreasi. Menurutnya para pimpinan PT harus menangkap kans tersebut dengan cermat.
 
“Saat ini Menteri sudah memberi keleluasaan, mari kita tangkap dan optimalkan. PTN (Perguruan Tinggi Negeri) yang sudah siap bisa lari kencang, serta yayasan PTS (Perguruan Tinggi Swasta) tentu juga harus memberi keleluasaan kepada pimpinan kampus untuk berkreasi agar bisa juga berlari kencang, tidak ribet di dalam,” ujarnya kepada Medcom.id, di Jakarta, Minggu, 26 Januari 2020.
 
Asep mengatakan, dengan adanya kelonggaran yang diberikan Nadiem dalam gagasan ‘Kampus Merdeka’ bisa menjadi jalan untuk perguruan tinggi dalam negeri menembus 100 besar dunia. Untuk itu ia berharap tidak ada lagi kritikan yang akan kontraproduktif dengan program ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Bila pemerintah sudah memberi kelonggaran, jangan dikritik lagi, nanti malah diikat lagi seperti masa lalu akhirnya PT sulit masuk 100 besar dunia,” terangnya.
 
Asep sendiri mengapresiasi program terbaru Nadiem yang diluncurkan pada Jumat 24 Januari lalu ini. Ia mengatakan, sebagai rektor harus mampu menjabarkan kebijakan tersebut sebaik-baiknya.
 
"Kebijakan Merdeka Belajar dan Kampus Merdeka itu bagus, agar perguruan tinggi yang siap tidak terkendala kebijakan yang mengikat. Sehingga kampus-kampus yang bagus dan sudah siap malah ketarik ke bawah,” tuturnya.
 
Menurutnya dengan adanya kebijakan tersebut saat ini sudah ada kampus yang sudah siap untuk berlari kencang. Namun juga ada kampus yang masih bersiap-siap untuk berlari.
 
“Ada yang masih berat. Tidak apa-apa, wajar itu. Yang sudah bisa lari silakan lari cepat, yang belum siap, bisa belajar kepada yang sudah lari,” jelas Asep
 

(CEU)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif