Guru besar Fakultas Teknik UGM meninggal dunia.  Foto: Dok. UGM
Guru besar Fakultas Teknik UGM meninggal dunia. Foto: Dok. UGM

UGM Berduka, Guru Besar Fakultas Teknik Sutrisno Tutup Usia

Pendidikan Obituari meninggal dunia Guru Besar UGM
Citra Larasati • 11 Mei 2022 14:09
Jakarta:  Universitas Gadjah Mada (UGM) berduka. Guru Besar Departemen Teknik Mesin dan Industri, Fakultas Teknik UGM, Prof. Ir. Sutrisno, MSME., Ph.D., IPM., ASEAN. Eng., meninggal dunia.  Mewakili keluarga besar Universitas Gadjah Mada, Rektor UGM, Panut Mulyono menyampaikan rasa duka yang mendalam kepada keluarga almarhum Sutrisno. 
 
“Semoga almarhum Prof. Sutrisno Husnul Khatimah memperoleh tempat paling mulia di sisi Allah SWT, dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan untuk melanjutkan perjuangan kepemimpin almarhum," ungkapnya di Balairung UGM, Rabu, 11 Mei 2022 saat memimpin upacara pelepasan dan penghormatan terakhir.
 
Rektor menyebutkan, almarhum merupakan salah satu Guru Besar di Fakultas Teknik UGM. Sepanjang kariernya, almarhum memiliki komitmen  sangat besar bagi Fakultas Teknik UGM dan bangsa Indonesia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Almarhum merupakan salah satu putra terbaik yang memiliki kontribusi yang besar dalam bidang teknik mesin. Pidato pengukuhan almarhum saat menjabat Guru Besar Fakultas Teknik UGM pada tahun 2020 lalu dengan judul “Prospek Pengembangan Teknologi Pertahanan dan Energi di Indonesia” menjadi salah satu sumbangsih pemikiran almarhum membantu pemerintah dalam memecahkan masalah terkait lapangan pekerjaan, energi dan pertahanan.
 
“Saat pidato almarhum menyampaikan bahwa untuk dapat mengejar ketertinggalan kemajuan teknologi  pesawat tempur dunia, sudah selayaknya penelitian di Indonesia terkait pesawat tempur seyogyanya dilaksanakan dengan perencanaan yang baik dan intensif," ucap rektor.
 
Baca juga:  Hidupkan Kembali Pewarna Alami Nusantara Demi Kedaulatan Bangsa
 
Kepergian almarhum untuk selama-lamanya, menurut Rektor, tentu menjadi kehilangan yang besar bagi seluruh sivitas Universitas Gadjah Mada. Meski begitu, sumbangsih pemikiran almarhum selama ini tentu akan menjadi peninggalan yang tidak ternilai harganya.
 
“Marilah kita berdoa semoga Allah SWT memberikan ampunan atas dosa-dosa almarhum Prof. Sutrisno, dan melipatgandakan amal ibadahnya dan memberikan tempat yang mulia di sisi-Nya. Kepada seluruh keluarga besar yang ditinggalkan khususnya kepada Ibu Endang Tri Purwaningsih semoga diberikan kekuatan dan ketabahan menghadapi musibah ini," imbuhnya.
 
(CEU)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif